30 November 2020
  • 30 November 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Zuhairi Misrawi, Eks Tim Sukses Jokowi Jadi Komisaris BUMN

Zuhairi Misrawi, Eks Tim Sukses Jokowi Jadi Komisaris BUMN

By on 18 November 2020 0 56 Views

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Zuhairi Misrawi sebagai Komisaris Independen PT Yodya Karya (Persero).

ROC — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Zuhairi Misrawi sebagai Komisaris Independen PT Yodya Karya (Persero). Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui unggahan Instagram resminya, ptyodyakarya.

Dalam unggahan tersebut, pengangkatan Zuhairi dilakukan pada Senin, (16/11) lalu.

“Segenap insan Yodya Karya mengucapkan selamat & sukses atas dilantiknya Bapak Zuhairi Misrawi sebagai Komisaris Independen PT Yodya Karya (Persero),” tertulis di unggahan Instagram perseroan, dikutip Selasa (17/11).

“Kami ucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Yodya Karya. Semoga dalam menjalankan tugasnya selalu diberikan petunjuk dan lindungan dari Allah SWT,” tulis unggahan Instagram tersebut.

Zuhairi sendiri merupakan Politikus PDI Perjuangan. Pria kelahiran Sumenep, Madura, ini dikenal sebagai penulis dan intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU).

Ia merupakan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sebelumnya, ia juga menjadi anggota tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla (JK) pada Pilpres sebelumnya.

Zuhairi menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sepulang dari Kairo, ia langsung aktif di Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) sebagai Koordinator Kajian dan Penelitian pada 2000-2002.

Zuhairi sendiri merupakan salah satu politikus yang cukup aktif. Seperti diberitakan, dia pernah membela Puan Maharani yang mengatakan ‘Semoga Sumbar jadi Pendukung Negara Pancasila’. Zuhairi atau yang akrab dipanggil Gus Mis menilai Sumbar berubah total semenjak 10 tahun dipimpin PKS.

“Apa yang disampaikan Mbak Puan lebih dalam perspektif kekinian sekaligus harapan agar Pancasila benar-benar membumi dalam laku keseharian dan kehidupan berbangsa kita. Sebab, Provinsi Sumatera Barat setelah 10 tahun dipimpin PKS memang berubah total. Banyak kader PKS yang memprovokasi masyarakat untuk menolak kepemimpinan Pak Jokowi. Padahal Presiden Jokowi adalah Presiden Indonesia yang menaruh perhatian besar terhadap kemajuan Sumatera Barat,” ujar Gus Mis pada 3 September 2020 lalu.

Bukan hanya itu, ia juga tercatat sebagai Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

Sebelumnya, melansir laman resmi perseroan posisi Komisaris Independen dijabat oleh  Marajohan Budiman Napitupulu. Perseroan bergerak pada bisnis jasa konsultan teknik dan manajemen.

Pada 2019 lalu, Yodya Karya mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,37 miliar. Torehan laba itu merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir.

Tercatat, laba mencapai Rp18,43 miliar pada 2015, lalu naik menjadi Rp21,5 miliar pada 2016. Kemudian, laba meningkat lagi menjadi Rp24,23 miliar pada 2017 dan puncaknya mencapai Rp122,09 miliar pada 2018.

Namun, pada tahun lalu justru anjlok. Hal ini terjadi karena pendapatan usaha merosot hampir setengahnya dari 2018. Pendapatan usaha cuma Rp243,5 miliar dari sebelumnya Rp518,06 miliar.

Selain itu juga digunakan untuk pelunasan utang perusahaan. Hal ini tercermin dari posisi liabilitas perusahaan yang turun dari Rp274,29 miliar menjadi Rp240,67 miliar pada 2019.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *