23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Yasonna Laoly: Akan Dipelajari dulu, KLB Deli Serdang Sesuai Hukum atau Tidak

Yasonna Laoly: Akan Dipelajari dulu, KLB Deli Serdang Sesuai Hukum atau Tidak

By on 17 March 2021 0 33 Views

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly

ROC – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) saat ini masih mempelajari dokumen hasil KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. Di sela-sela itu, Menkumham Yasonna Laoly melontarkan kelakar soal itu.

Kelakar itu terlontar saat Yasonna mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (17/3).

Politikus PDI Perjuangan itu merespon doa dari politikus Partai Demokrat Benny K Harman.

Benny berdoa agar Yasonna selalu sehat dan tegak lurus saat menyelesaikan seluruh pekerjaan sebagai Kemenkumham, termasuk masalah Partai Demokrat.

“Doanya supaya tetap tegak lurus dengan hukum, selesaikan semua masalah dengan hukum, Pak. Itu doa mereka. Masalah apa saja, ya. Kalau ada masalah yang berkaitan dengan kami ya tentu itu juga di dalamnya doanya,” kata Benny, dikutip dari Kompas.com.

Yasonna pun mengucapkan terima kasih atas doa itu.

“Terima kasih doanya semoga sehat, saya enggak tahu yang sebelah sana berdoa juga, mana yang didengar nanti doanya. Ini kan sama-sama berdoa pastilah,” jawab Yasonna.

Sebagai pimpinan Kemenkumhan, Yasonna mengaku akan bekerja secara profesional dan sesuai hukum yang berlaku. Kemenkumham, juga akan mempelajari seluruh dokumen dari kedua belah pihak yang bersengketa.

“Kita akan pelajari betul-betul. Kalau (hasil KLB Deli Serdang) betul-betul tidak sesuai hukum, tidak sesuai AD/ART, kita ambil keputusan itu (menolak).”

Yasonna pun tak lupa menyisipkan guyonan dalam perkataannya.

“Tapi kalau (hasil KLB Deli Sedang) sesuai pula, bagaimana lah aku mengambil keputusannya lagi, kan?” ujar Yasonna.

Meski begitu, ia tetap menyakinkan semua pihak untuk memercayai Kemenkumham. Yasonna juga meminta tak ada tuduhan pemerintah, Kemenkumham, dan dirinya berpihak pada satu kelompok tertentu.

“Yang hanya kita inginkan, janganlah dituduh-tuduh. Belum-belum saya (dapat tuduhan). Belum pernah ketemu, sudah dibilang Menkumham sudah begini. Aduh, berat deh,” kata Yasonna.

Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama kader-kader Partai Demokrat telah mendatangi Kemenkumham untuk menyerahkan sejumlah dokumen demi membuktikan KLB Deli Serdang tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat.

KLB yang digelar kelompok kontra-AHY itu memilih Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat periode 2021-2025.

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah akan menyelesaikan persoalan kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang itu sesuai hukum.

“Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pemerintah akan menyelesaikan persoalan kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang,” tegas Mahfud, Minggu (7/3) lalu.

Mahfud memastikan sampai saat ini, secara hukum pemerintah tidak akan menganggap adanya KLB Demokrat versi Moeldoko.

“Meskipun telinga kita mendengar, mata melihat. Tapi secara hukum kita tidak bisa mengatakan itu KLB sebelum dilaporkan secara resmi hasilnya ke pemerintah,” tutur Mahfud.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *