23 April 2019
  • 23 April 2019
Breaking News

Wilayah-Wilayah yang Sulit Ditaklukkan Jokowi dan Prabowo

By on 29 March 2019 0 30 Views

NASIONAL, ROC – Pasangan Capres-Cawapres, Jokowi- Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno tidak punya waktu banyak untuk mendulang suara. Pemilu 2019 akan segera digelar. Waktu tersisa untuk kampanye hanya sekitar dua pekan.

Padahal masih ada beberapa provinsi yang masih sulit ditaklukkan oleh dua kubu, Jokowi dan Prabowo Subianto. Hal itu bisa terbaca dari hasil sejumlah lembaga survei.

Jokowi- Ma’ruf Amin belum bisa menaklukkan wilayah Sumatera. Berdasarkan hasil survei Charta Politika 1-9 Maret 2019 di wilayah tersebut pasangan nomor urut 01 itu hanya memperoleh suara 43,3 persen. Sementara lawannya, Prabowo-Sandi meraup 48,3 persen. Sisanya 8,5 persen tidak menjawab.

Hasil survei Litbang Kompas yang dirilis Maret 2019 juga menunjukkan hal sama. Bahkan gapnya jauh. Di wilayah Sumatera pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin elektabilitasnya 37,0%, sedangkan Prabowo- Sandiaga Uno 50,5%. Sebanyak 12,5% belum menentukan pilihan.

Sementara itu, Jawa Timur salah satu wilayah yang mesti dikejar oleh Prabowo-Sandi. Sebab di wilayah tersebut, pasangan nomor urut 02 itu diprediksi kalah telak oleh Jokowi-Maruf. Hasil survei Litbang Kompas pada Maret 2019 menunjukkan elektabilitas Prabowo-Sandi di Jawa Timur hanya 27,8 persen. Sementara Jokowi-Maruf memperoleh suara 57,1 persen. Belum menentukan pilihan 15,1 persen.

Survei dilakukan pada 22 Februari-5 Maret 2019. Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Survei Charta Politika yang terbaru juga hasilnya sama. Pada Maret 2019, Charta Politika merilis angka elektabilitas di Jawa Timur. Hasilnya Jokowi- Ma’ruf Amin 56,9 persen sedangkan Prabowo-Sandi 30,9 persen. Yang belum menentukan pilihan 12,2 persen.

Jawa Tengah dikenal sebagai lumbung suara Jokowi. Berkaca pada Pilpres 2014 lalu, wilayah ini dikuasai Jokowi. Pada Pilpres 2019 juga sama, Jawa Tengah masih dikuasai oleh capres nomor urut 01.

Hasil survei Litbang Kompas terbaru elektabilitas Prabowo-Sandi masih rendah di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hanya meraih 18,4 persen suara. Sementara Jokowi-Ma’ruf 61,6 persen suara. Sisanya 20 persen belum menentukan pilihan.

Survei Charta Politika juga sama. Survei pada Maret 2019, elektabilitas di Jateng dan DIY Prabowo-Sandi 18,4 persen sedangkan Jokowi- Ma’ruf Amin 68,1 persen. Sisanya 13,4 persen belum menentukan pilihan.

Sisanya, dua survei itu juga merekam wilayah seperti NTB, NTT, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi Prabowo-Sandi. Elektabilitas di wilayah itu masih tertinggal dari pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. [eye]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *