Wednesday, May 18, 2022
Home DKI Jakarta Wiku: Penyumbang 53% Kasus Covid-19 Pasca Lebaran adalah Pulau Jawa

Wiku: Penyumbang 53% Kasus Covid-19 Pasca Lebaran adalah Pulau Jawa

Juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (foto: Dok BNPB)

Harmonimedia – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, enam provinsi di Pulau Jawa menyumbangkan setengah kasus Covid-19 secara nasional terutama pasca libur Lebaran Idul Fitri.

Wiku mengatakan, dalam 1 minggu terakhir, terdapat penambahan kasus positif baru sejumlah 40.821 kasus. Penambahan ini dikontribusi oleh 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi yaitu Jawa Barat naik 7.246 kasus, Jawa Tengah naik 5.568 kasus, DKI Jakarta naik 5.324 kasus, Riau naik 4.737 kasus dan Kepulauan Riau naik 2.008 kasus.

“Jika dilihat sekarang maka provinsi di pulau Jawa menyumbangkan 53 persen dari seluruh kasus nasional selama seminggu terakhir. Ini adalah angka yang cukup tinggi mengingat hanya dengan enam provinsi di pulau Jawa mampu menyumbang lebih dari setengah total kasus nasional,” kata Wiku pada Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 1 Juni 2021 secara virtual, Selasa (1/5).

Wiku mengatakan, hal ini dapat terjadi dikarenakan pulau Jawa merupakan pulau dengan penduduk paling padat di Indonesia yaitu sekitar 145 jiwa atau 55% dari total penduduk di Indonesia.

“Pulau Jawa juga didominasi oleh kota-kota besar di Indonesia dan didukung oleh fakta bahwa Ibu Kota Indonesia berada di Pulau Jawa yaitu DKI Jakarta,” katanya.

Selain itu, kata Wiku, mengingat saat ini baru saja melewati periode Idul Fitri, tidak terlepas juga fakta bahwa Pulau Jawa adalah pulau destinasi mudik. “Dengan Jawa Tengah yang menjadi provinsi tujuan mudik terbesar, disusul Jawa Barat dan Jawa Timur,” tuturnya.

“Untuk itu, saya ingin menghimbau kepada khususnya pemerintah daerah dan masyarakat di provinsi-provinsi di pulau Jawa mohon agar dapat segera memperbaiki penanganan di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Wiku mengatakan, dengan tingginya kasus yang berasal dari Pulau Jawa, apabila provinsi-provinsi di Pulau Jawa ini memperbaiki penanganan kasusnya dan dapat turun dalam 1, 2 minggu kedepan, bukan tidak mungkin kasus positif di tingkat nasional jumlah turun secara drastis.

“Jika hal ini terjadi maka pulau Jawa menjadi kontributor terbesar dalam penurunan kasus dan itu merupakan prestasi yang sangat baik. Untuk itu seluruh provinsi di pulau Jawa perlu melakukan konsolidasi antar wilayah. Tidak hanya di dalam wilayahnya masing-masing saja,” paparnya.

Wiku juga mengatakan, bahwa penanganan Covid-19 di Pulau Jawa dengan karakteristik wilayah yang mirip perlu ditangani secara bersama-sama agar kebijakan yang diterapkan sejalan.

“Manfaatkan Forum Komunikasi seperti Forkopimda, namun dilakukannya antar wilayah tidak hanya di dalam satu wilayah saja,” ungkapnya.

“Dengan adanya Forum Komunikasi antar wilayah maka dapat menjadi wadah bagi pimpinan daerah di 6 provinsi ini untuk bertemu dan bersama-sama merumuskan penanganan terbaik untuk kasus Covid-19 di Pulau Jawa,” tandas Wiku.

Red

Most Popular

Recent Comments