4 April 2020
  • 4 April 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin Kuatir, Ini Penyebabnya

Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin Kuatir, Ini Penyebabnya

By on 12 February 2020 0 80 Views

Jakarta, ROC Rencana pembangunan kilang minyak  yang akan dilakukan oleh PT Pertamina (Persero), diperkirakan akan menelan anggaran senilai Rp 800 triliun dalam jangka waktu 7 (tujuh) tahun.

Terkait rencana pembangunan kilang minyak tersebut, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyatakan  kekhawatirannya. Pasalnya, biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun kilang ini sangat besar sekitar Rp 800 triliun dalam waktu 7 (tujuh) tahun.

“Saya khawatir pembangunan kilang ini akan sia-sia nantinya, karena saat pembangunan kilang dilakukan, transformasi penggunaan bahan bakar kendaraan terus bergerak, dan akan terjadi peralihan dari kendaraan yang berbahan bakar minyak ke listrik,” jelasnya di  Jakarta, Selasa (11/2).

Dia mempertanyakan, apakah pihak Pertamina yakin selama depresiasi dari Rp 700 – 800 triliun ini belum selesai dilakukan, tidak ada perubahan sistem energi dari pakai bensin jadi pakai listrik.

Menurut Mantan Direktur Utama PT Inalum itu perkembangan zaman terus terjadi dan mendorong adanya transformasi pola kebiasaan masyarakat.

“Di tahun 1700-1800 ada saatnya sistem di energi dunia semula hanya dibakar untuk matang, dengan penemuan bisa membuat energi jadi jalan,” kata Budi.

Tren transformasi energi BBM ke listrik juga sudah ramai terjadi di dunia. Hal ini akibat pentingnya isu lingkungan sehingga menuntut adanya kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Oleh karenanya, pria yang juga sempat menjabat Direktur Utama Bank Mandiri itu meminta Pertamina untuk melakukan perhitungan kembali terkait rencana pembangunan kilang tersebut.

“Jadi kalau itu (pembangunan kilang) belum terjadi, akibatnya adalah investasi Rp 700 triliun itu menjadikan produk yang tidak akan dipakai oleh ratusan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

(idj /idj)

Foto : istimewa

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *