12 November 2019
  • 12 November 2019
Breaking News
  • Home
  • Daerah
  • Jawa Timur
  • Walikota Surabaya Bakal Bikin Museum Pendidikan Hadiah Dari Aset Bekas Tanah Cina

Walikota Surabaya Bakal Bikin Museum Pendidikan Hadiah Dari Aset Bekas Tanah Cina

By on 20 May 2019 0 98 Views

SURABAYA, ROC – Pemerintah Kota Surabaya akhirnya mendapatkan “Hadiah” aset tanah sekaligus bangunannya yang merupakan bekas hak milik asing, Cina. Aset yang berada dijalan Genteng Kali nomor 10, Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya. Diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Propinsi Jawa Timur, Etto Sunaryanto kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini di ruang kerja Walikota Surabaya.

Proses penyerahan aset itu ditandai dengan penandatanganan surat penyerahan oleh Kakanwil DJKN Etto Sunaryanto kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Setelah diserahkan aset tersebut langsung diberi plakat keterangan bahwa tanah tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Surabaya. Bahkan jajaran Pemerintah Kota Surabaya akan langsung merenovasi serta merawat gedung tersebut, dan rencananya akan dijadikan Museum Pendidikan, Rumah Matematika, dan Rumah Bahasa.

Pada saat penyerahan aset tersebut, Kakanwil DJKN Etto Sunaryanto mengatakan bahwa aset yang diserahkan kepada Pemerintah Kota Surabaya itu milik asing, yaitu Cina. Keputusan penyerahan aset ini tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Keuangan nomor 96/KM.6/2019 tentang penyelesaian Status Kepemilikan aset Bekas Milik Asing/Tionghoa SMP/SMA Taman Siswa.

” Namanya penetapan status bekas aset milik milik asing yang dulu lama terselesaikan dan sekarang sudah kami selesaikan serta ditetapkan sebagai milik Pemerintah Kota Surabaya atau digunakan untuk penyelenggaraan Pemerintah Kota Surabaya,” kata Etto.

Menurut Etto banyak aset diseluruh Indonesia termasuk di Kota Surabaya yang digunakan oleh pihak lain. Oleh karena itu harus diselesaikan satu persatu supaya bisa kembali ke tangan Pemerintah.”Di Surabaya masih ada di beberapa tempat. Proses ini memang butuh waktu karena timnya lengkap, mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, dan lembaga lainnya,” tegasnya.

Ia pun meminta kepada Walikota Surabaya untuk langsung menggunakan aset yersebut sekaligus perawatannya. Dengan sigap, Walikota Surabaya Tri Rismaharini memastikan bahwa aset tersebut akan digunakan untuk Museum Pendidikan dan juga untuk Rumah Matematika serta Rumah Bahasa,” tegas Walikota.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa sejak sudah tertarik dengan gedung cagar budaya itu. Bahkan sempat bingung karena tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. “Makanya saya minta untuk ditelusuri dan ternyata aset ini bisa diserahkan kepada Pemerintah Kota Surabaya kalau memang berminat. Alhirnya saya kirim surat ke Kementerian Keuangan sekitar satu tahun yang lalu. Saya gak kepikiran secepat ini,” katanya.

Kata Walikota Surabaya, Museum Pendidikan ini sangat penting karena dia ingin semua yang ada di Kota Surabaya bisa dirawat, termasuk peninggalan-peninggalan sejarahnya. Sebab Kota Surabaya ini kaya akan sejarah, sehingga generasi muda harus mengetahui peninggalan itu. “Saya ingin generasi muda agar tahu kalau Bung Karno sekolah disini. Mantan Menteri Pendidikan, Wakil Presiden juga sekolah di sini, agar bisa mendorong anak-anak Surabaya bisa lebih maju,” ujarnya.

Maka dari itu saya juga ingin membuat Museum Olahraga di Gelora Pancasila, maka semakin banyak museum semacam ini, maka semakin banyak pula dorongan untuk bisa berbuat kebaikan dan anak-anak Surabaya bisa sakin semangat untuk maju.”Sekarang kami sedang cari dokumennya, termasuk tentang Bung Karno sekolah dimana, cerita tentang sekolah SMPN 1 seperti apa?, Cerita SMA komplek itu seperti apa?, Insya Allah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Surabay sudah punya datanya itu,” imbuhnya.

Museum Pendidikan, Rumah Matematika, serta Rumah Bahasa agar terintegrasi dan bisa satu komplek dengan perpustakaan yang ada, sehingga anak-anak Surabaya bisa menikmati wisata edukasi ditempat tersebut. ” Dibelakang gedung ini juga kan ada perpustakaan, jadi nanti bisa gandeng, pasti anak-anak ikut senang,” pungkasnya. (HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *