12 April 2021
  • 12 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Vaksinasi Covid-19 Jatim: Tahap Pertama Surabaya Raya, Mulai 14 Januari 

Vaksinasi Covid-19 Jatim: Tahap Pertama Surabaya Raya, Mulai 14 Januari 

By on 13 January 2021 0 88 Views

Vaksin di gudang penyimpanan yang berada di Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, tersedia sebanyak 77.760 dosis Vaksin, dan tahap pertama akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 di Jawa Timur. Foto: ilustrasi vaksin Covid-19.

ROC — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meyakinkan kepada masyarakat bahwa Vaksin Covid-19 Sinovac aman serta halal untuk digunakan. Hal itu dikatakan, setelah sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), telah resmi menerbitkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) untuk Vaksin Covid-19 Sinovac tersebut.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), juga telah mengeluarkan fatwa halal dalam penggunaan Vaksin Sinovac di Indonesia. Ini merupakan sinyal hijau bagi Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk mulai melakukan vaksinasi pertama.

“Kita sangat bersyukur bahwa vaksinasi ini insya Allah akan menjadi kunci perlindungan bagi masyarakat Jawa Timur terhadap Covid-19 serta menjadi momentum untuk menyelaraskan tujuan kesehatan dan ekonomi di Jawa Timur,” kata Khofifah, dalam keterangannya di Surabaya, pada Rabu (13/1).

Dijelaskan Khofifah, vaksin Covid-19 ini telah resmi mendapat izin dari BPOM dan halal dari MUI, sehingga dapat diyakini bahwa penggunaannya memang telah terjamin halal dan keamanannya.

“Kami semua semakin yakin untuk segera memberikan serta melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang mana sesuai surat dari Kementerian Kesehatan, akan segera dilaksanakan di kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik,’ jelas Khofifah.

Dia juga mengatakan, bahwa Vaksinasi oleh tenaga kesehatan ini dilakukan demi kebaikan kita semua, karena vaksinasi merupakan salah satu solusi yang baik dan efektif untuk mengatasi pendemi Covid-19.

Khofifah berharap, dengan dilaksanakannya vaksinasi ini, dapat menyelamatkan nyawa serta mencegah gejala Covid-19 yang berat dan mengurangi beban pelayanan tenaga kesehatan.

“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, untuk menekan jumlah kasus pasien yang positif Covid-19. Dan juga untuk meminimalisir kematian yang disebabkan Covid-19. Serta kerjasama ini sangat dibutuhkan untuk bisa mengakhiri pandemi,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Khofifah, vaksin yang berada di gudang penyimpanan Vaksin yang berada di Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, tersedia sebanyak 77.760 dosis Vaksin. Vaksin tahap pertama akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19 di Jawa Timur.

Khofifah menyampaikan bahwa pejabat Pemerintah Propinsi bersama dengan para dokter dan perawat serta tokoh agama akan menjadi individu pertama yang mendapatkan Vaksinasi pada tanggal 14 Januari 2021 besok.

Dikatakan juga, vaksinasi akan dilaksanakan di RSU dr Soetomo Surabaya. Untuk memberikan contoh dan keteladanannya, bahwa Vaksin ini aman, efektif serta halal sehingga kekebalan terhadap Covid-19 akan dapat tercapai.

“Saya harap masyarakat Jawa Timur siap untuk mendapatkan vaksinasi. Pemerintah Propinsi Jawa timur akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bahwasanya masyarakat Jawa timur mampu mendapatkan vaksin,” tegasnya.

“Untuk menunggu Vaksin tersebar luas di seluruh Jawa Timur, kita tetap akan menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni Menggunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak, agar tidak terinfeksi Covid-19 lagi,” tutup Khofifah.

HP/idj/red

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *