20 July 2019
  • 20 July 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Upacara HUT Ke-73 RI di Istana, Pejabat dan Undangan Pakai Baju Adat

Upacara HUT Ke-73 RI di Istana, Pejabat dan Undangan Pakai Baju Adat

By on 17 August 2018 0 143 Views

Jakarta,ROC – Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur upacara pada perayaan HUT kemerdekaan RI ke-73, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara lalu mengajak semua hadirin untuk mengheningkan cipta untuk para pahlawan yang gugur saat berjuang membawa Indonesia merebut kemerdekaan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Presiden Joko Widodo (kiri) menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada Paskibraka Tarrisa Maharani Dewi saat Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8/2018). [Doc. Kompas] 

Dalam pidatonya Presiden Jokowi mengatakan perayaan hari kemerdekaan RI ini sebagai momen untuk mengingat kembali semangat persatuan Indonesia.

“Kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia hari ini, seraya mengingat kembali semangat persatuan Indonesia yang telah dibuktikan oleh para pendiri, perintis, dan pejuang bangsa,” ujar Jokowi.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8/2018). [Doc. Kompas]

Momen untuk mengingat semangat persatuan para pendiri dan pejuang bangsa. Kala itu, kata Jokowi, para pendiri dan pejuang bangsa menyingkirkan segala perbedaan pandangan politik dan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) demi mewujudkan Indonesia merdeka.

Upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat Aceh. Sementara para menteri kabinet kerja dan para pejabat yang hadir juga mengenakan baju adat dari berbagai daerah.

Ada 6.250 tamu yang diundang ke istana. Sebanyak 35 persen adalah para pejabat negara, sementara 65 persen adalah masyarakat. Upacara dimulai dengan tembakan meriam, lalu dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo. (Red/Kdc)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *