11 April 2021
  • 11 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Tujuh Orang Ditangkap Dalam OTT Wali Kota Cimahi, Wakil Ketua KPK : Besok Status Hukumnya di Umumkan

Tujuh Orang Ditangkap Dalam OTT Wali Kota Cimahi, Wakil Ketua KPK : Besok Status Hukumnya di Umumkan

By on 27 November 2020 0 119 Views

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, yang juga ketua DPC PDIP Cimahi dikabarkan terjaring OTT KPK. (Foto: www.cimahikota.go.id)

ROC — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengumumkan status hukum Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (28/11) besok.

“Untuk konferensi pers akan dilakukan besok Sabtu,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (27/11).

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menambahkan, penyidik menangkap total tujuh orang dari operasi senyap di Cimahi, Jawa Barat tersebut.

Pihak-pihak yang diringkus itu, terang dia, masih dalam pemeriksaan oleh penyidik.

“Yang diamankan 7 orang dan sudah berada di gedung KPK,” kata Nawawi.

Berdasarkan informasi yang diterima, Ajay bersama enam orang lainnya tiba di Gedung Dwiwarna KPK sekitar pukul 15.00 WIB. Penyidik membawa Ajay melalui pintu belakang gedung.

Kasus dugaan korupsi yang menjerat politikus PDI Perjuangan itu terkait dengan perizinan pengembangan Rumah Sakit Bunda Cimahi.

Dalam penangkapan tersebut, tim KPK berhasil menyita uang sejumlah Rp420 juta dari kesepakatan sekitar Rp3,2 miliar.

Sebelumnya diberitakan, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Ajay menjabat sebagai Wali Kota Cimahi setelah menang Pilkada 2017. Sebelum masuk dunia politik, Ajay merupakan seorang pengusaha. Ia pernah menjabat Ketua HIPMI Jawa Barat.

Dalam situs KPU Pilkada 2017.kpu.go.id Ajay diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam situs resmi PDIP juga disebutkan, jabatan terakhir yang diemban Ajay di partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi.

Penangkapan terhadap Ajay pun telah dibenarkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Pria kelahiran Bandung 1966 ini ditangkap KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pembangunan Rumah Sakit di Cimahi.

“Betul Wali Kota Cimahi ditangkap KPK,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, Jumat (27/11).

“Dugaan walkot melakukan korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan RS di Cimahi,” imbuh Firli.

Sumber dari KPK menyebut bahwa saat ditangkap diamankan barang bukti uang sebesar Rp420 juta. Uang itu diduga bagian dari kesepakatan atau fee mencapai Rp3,2 miliar, terkait perizinan pengembangan RS Kasih Bunda, Cimahi.

Sebelumnya, KPK juga pernah mengusut kasus korupsi Wali Kota Cimahi Atty Suharti pada 2016. Saat itu, Atty ditetapkan sebagai tersangka suap bersama suaminya, M. Itoch Tochija terkait pembangunan pasar.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *