20 February 2020
  • 20 February 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Tolak Jadi Lokasi Observasi, Ini Alasan Warga Natuna

Tolak Jadi Lokasi Observasi, Ini Alasan Warga Natuna

By on 4 February 2020 0 43 Views

Natuna, ROC – Berpusat di Kantor DPRD Natuna, Jalan Ranai Kota, atau sekitar 3,5 km dari Lanud Raden Sadjad, sejak Jumat (31/1) lalu hingga Senin (3/2), warga Kabupaten Natuna Kepulauan Riau (Kepri) berdemo, mereka meminta agar lokasi observasi 238 WNI dari Wuhan dipindahkan dari hanggar Lanud Raden Sadjad ke kapal perang yang ditempatkan di lepas pantai.Warga Natuna menggelar aksi demo terkait kebijakan pemerintah yang menjadikan wilayah mereka sebagai lokasi observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China. Salah satu aspirasi mereka adalah memindahkan lokasi penampungan dari hanggar ke kapal perang yang kemudian ditentang.

“WNI dari Wuhan kami minta dipindahkan ke kapal perang dan diobservasi di lepas pantai. Ini rasa bentuk nasionalisme kami agar (lokasi observasi) jauh dari permukiman,” ujar orator dalam demonstrasi di halaman kantor DPRD Natuna, Jl Ranai Kota, Senin (3/2).

Warga Natuna yang melakukan aksi demo menegaskan, tidak pernah bermaksud menolak WNI dari Wuhan, China, yang dievakuasi karena merebaknya virus Corona. Tapi mereka hanya meminta agar lokasi observasi benar-benar jauh dari permukiman warga guna mengantisipasi dampak yang akan ditimbulkan pada kesehatan.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal (Putih), dihadapan warga

“Jangan ada kesan kita menolak WNI. Kita sangat berperikemanusiaan, tapi (lokasi observasi) ditempatkan di tempat yang jauh dari penduduk,” sambung orator.

Dihadapan para warga yang melakukan aksi demo, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal,
menegaskan tidak pernah diajak berkomunikasi sebelumnya oleh pemerintah pusat soal pemilihan Natuna sebagai lokasi observasi WNI dari Wuhan, China. Bahkan telah menolak dan menyampaikan ke Menteri Kesehatan dan ketua BNPB.

“Kebijakan ini kebijakan dari pemerintah pusat bukan dari pemerintah daerah, rencananya, tuntutan warga soal pemindahan lokasi observasi WNI dari Wuhan, China ini, akan kami teruskan ke Presiden Joko Widodo,” pungkas Abdul Hamid Rizal.

(idj) / Fhoto : Istimewa

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *