20 April 2021
  • 20 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Tinjau Desa Jombok setelah Dilanda Banjir Selama 13 Hari, Bupati Jombang Malah Dilabrak Warga

Tinjau Desa Jombok setelah Dilanda Banjir Selama 13 Hari, Bupati Jombang Malah Dilabrak Warga

By on 14 January 2021 0 63 Views

Banjir yang melanda pemukiman warga Desa Jombok, Kabupaten Jombang Jawa Timur sudah 13 hari belum juga surut. 

ROC — Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersama Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat meninjau banjir didusun Beluk, Desa Jombok Kecamatan Kesamben Jombang mendapat sambutan yang kurang menyenangkan. Mereka langsung dilabrak oleh warga setempat.

Kejadian tersebut dipicu, karena masyarakat Desa Jombok merasa sangat kecewa terhadap Bupati Jombang. Pasalnya, setelah 13 hari banjir melanda desa mereka dan tak kunjung surut juga, Bupati baru menyempatkan datang meninjau desa yang tetendam banjir tersebut.

Kejadiannya bermula saat rombongan Bupati Jombang sidak banjir didusun Beluk, saat berkumpul disatu lokasi guna melakukan pemantauan. Rombongan Bupati sangat terkejut saat salah satu warga marah-marah dan melabrak rombongan Bupati. Warga tersebut menuding bahwa Bupati Jombang tak serius serta tidak becus untuk menangani serta mengatasi banjir, serta meminta kepada para pejabat yang sedang meninjau bencana banjir bertanggung jawab.

“Banjir sangat lama ayo Para Pejabat masuk ke area banjir kalau berani,” kata salah satu warga dengan nada emosi.

Sejumlah petugas langsung tanggap lalu menenangkan dan membawa warga tersebut menjauh dari rombongan bupati, sehingga keteganganpun kembali mencair dan situasi kembali kondusif. Terlebih dalam rombongan tersebut turut hadir pula Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Jombang, Budi Winarno saat dikonfirmasi awak media mengatakan, sebetulnya Pemerintah Kabupaten Jombang sudah melakukan upaya secara optimal untuk mengatasi luapan air sungai Watudakon tersebut.

“Mulai dari menerjunkan tim BPBD untuk menyalurkan bantuan hingga koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” ujar Budi.

“Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang sudah melakukan berbagai upaya dengan berbagai hal, untuk menanggulangi banjir di Dusun Beluk ini,” pungkasnya. (HP)

idj/idj

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *