23 October 2020
  • 23 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Throughput Pelabuhan-pelabuhan Utama AS Pada Januari Hampir Semuanya Turun

Throughput Pelabuhan-pelabuhan Utama AS Pada Januari Hampir Semuanya Turun

By on 9 March 2020 0 209 Views

AS, ROC — Perang dagang AS-Cina, penutupan pabrik Tahun Baru Imlek yang berkepanjangan dikombinasikan dengan wabah coronavirus di seluruh dunia membuat volume peti kemas di sebagian besar pelabuhan peti kemas AS menyusut pada Januari 2020.

Dilansir dari TT News, Pelabuhan tersibuk di AS, throughput Pelabuhan Los Angeles pada Januari tercatat sebesar 808.144 TEUs, turun sebsar 5,4% dari Januari 2019.

“Kami melihat ada faktor tarif yang berdampak pada volume kargo. Volume Januari mencerminkan hal tersebut,” kata Direktur Eksekutif Pelabuhan Los Angeles, Gene Seroka.

“Ditambah lagi, wabah coronavirus yang mendorong pemerintah pusat China untuk memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek, menjadi faktor baru yang menambah ketidakpastian perdagangan global,” tambahnya.

“Pelabuhan Los Angeles berkomitmen untuk kolaborasi berkelanjutan dengan pelanggan kami dan mitra rantai pasok untuk melakukan inovasi dan adaptasi dengan pola perdagangan baru,” lanjutnya.

Hal yang sama terjadi pada pelabuhan Long Beach yang mengalami penurunan sebesar 4,6%. Tercatat, pada Januari throughput pelabuhan Long Beach mencapai 626.829 TEUs, turun dari 657.286 TEUs pada Januari 2019.

“Tahun baru dimulai dengan serangkaian tantangan baru yang berdampak pada importir dan eksportir, tetapi kami tetap optimis dan berharap untuk melihat pertumbuhan moderat pada tahun 2020,” kata Direktur Eksekutif Pelabuhan Long Beach, Mario Cordero.

Penurunan tidak menentu juga terjadi pada pelabuhan pantai barat, yang sangat bergantung pada kargo ke dan dari Cina. Pelabuhan tersibuk ketiga di negara itu, New York dan New Jersey, mengalami penurunan volume kontainer bulanan pada Januari sebesar 0,9 persen menjadi 617.024 TEUs.

Pelabuhan Oakland mengalami penurunan 0,6 persen pada Januari, menangani 211.160 TEUs dibandingkan dengan 212.433 pada 2019. Pejabat pelabuhan menyatakan keprihatinannya, mengatakan pada sisa kuartal pertama, angkanya bisa saja turun lebih rendah.

“Karantina dan tindakan darurat lainnya telah memperlambat hasil produksi China, menurut sejumlah laporan. Akibatnya, jalur pelayaran membatalkan beberapa pelayaran musim semi ke AS,” kata salah satu sumber di Pelabuhan Oakland.

Throughput Northwest Seaport Alliance, yang mengoperasikan fasilitas di Seattle dan Tacoma, Washington, tercatat sebesar 263.816 TEUs pada Januari, turun 19,1% dari Januari 2019. Otoritas pelabuhan mengatakan bahwa tahun lalu, banyak pengirim barang dilakukan dengan lebih awal untuk menghindari kebijakan tarif baru, dan sekarang ditambah dengan coronavirus.

Di pantai timur, Pelabuhan Savannah mengalami penurunan 12,7% dengan volume pada Januari hanya mencapai 377.672 TEU.

Di tengah upaya perluasan lahannya, Pelabuhan Virginia mencatat penurunan 5,3% pada Januari menjadi 227.234 TEU.

Direktur eksekutif Otoritas Pelabuhan Georgia Griff Lynch mengumumkan telah mengakuisisi 145 hektar tanah untuk diperluas, dan konstruksi diselesaikan pada terminal lain yang akan memungkinkan pelabuhan tersebut bisa melayani bongkar muat tiga kapal 14.000 TEU secara bersamaan.

“Perjanjian yang dibuat oleh pemerintah federal dan Cina pada pertengahan Januari akan memulihkan volume ekspor produk pertanian yang bergerak melintasi pelabuhan Virginia,” kata CEO John Reinhart.

“Kami mengharapkan ada peningkatan kargo pada Februari, Maret dan seterusnya, tetapi kekhawatiran terkait dengan coronavirus menciptakan beberapa ketidakpastian baru di industri ini,” tambahnya.

Hanya dua pelabuhan utama, di Charleston, Carolina Selatan, dan Houston, yang mencatat kenaikan pada Bulan Januari. Pelabuhan Houston mencatat pertumbuhan 7%, dengan throughput sebesar 268.774 TEUs pada Januari. Sedangkan Pelabuhan Charleston membukukan peningkatan 2,6% dengan throughput mencapai 211.020 TEUs pada Januari..

(idj/idj)
Foto: LA/Pelabuhan Terbesar Di AS

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *