15 December 2019
  • 15 December 2019
Breaking News

Terus Mendapat Teror, Ketua KPK Lengkapi Petugas Dengan Senjata

By on 10 January 2019 0 201 Views

JAKARTA, Roc – Rumah Ketua Komisi Pemberantasaan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua La Ode Muhammad Syarif dilempari benda serupa bom. Ini bukan kali pertama komisioner KPK mendapatkan teror. Karena itu, keamanan bagi seluruh petugas di KPK akan ditingkatkan.

Menurut Agus, keamanan di KPK sudah lebih ditingkatkan semenjak kasus-kasus teror sebelumnya. Kedepan, rencananya para petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata sebagai salah satu bentuk pengamanan diri dari serangan teror yang ada. Namun menurutnya, hal ini masih dalam tahap diskusi.

“Langkah-langkah perbaikan keamanan KPK, baik di penyelidikan, penyidikan, penuntutan harus ditingkatkan. Waktu kasus saudara Novel langsung ada langkah-langkah pengamanan. Kita sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu. Ini nanti kita akan bicarakan hari-hari ini,” ujar Agus di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Namun ketika ditanya apakah teror tersebut berkaitan dengan tahun politik ataupun kasus yang tengah ditangani oleh KPK, ia enggan mengomentari. Menurutnya, hal tersebut sepenuhnya ia serahkan kepada pihak kepolisian.

“Kami belum bisa menyimpulkan biar teman-teman di Polri yang mendalami. Kami akan membantu apa yang dibutuhkan, nanti biar teman-teman Polri yang menentukan” jelasnya.

Ia pun enggan menduga-duga apakah teror demi teror yang disasarkan kepada komisioner KPK disebabkan KPK yang terlalu keras dalam bertugas atau bukan. Terlebih, kasus ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

“Ya kita ga bisa berprasangka berpraduka dulu sebelum menemukan fakta dan alat bukti yang jelas terhadap kasus ini,” pungkas Agus.

Sebelumnya diketahui, teror tersebut terjadi pada Rabu (9/1/2019) di rumah Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Bekasi dan rumah Wakil Ketua KPK La Ode Muhammad Syarif di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi dari teror bom tersebut dan kasus teror ini kini masih dalam proses penyelidikan. (ujg/red7)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *