11 April 2021
  • 11 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Terima Berbagai Macam Tudingan, Putri JK Perkarakan soal Chaplin Bawa Uang Sekoper

Terima Berbagai Macam Tudingan, Putri JK Perkarakan soal Chaplin Bawa Uang Sekoper

By on 6 December 2020 0 117 Views

Mantan Presiden RI,  Jusuf Kalla (JK) 

ROC — Jusuf Kalla (JK) belakangan dibuat gerah oleh ocehan lawan politiknya. Dia disebut menjegal karier salah satu mantan menteri saat menjabat wakil presiden.

JK dengan tegas membantah pernyataan itu. Dia kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi agar persoalan tak semakin melebar.

Tak sampai disitu, baru-baru ini JK kembali mendapat tudingan dari mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean. JK dituding membiayai kepulangan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dari Arab Saudi ke Indonesia. Mengetahui hal itu, pihak JK langsung bereaksi. Mereka merasa dirugikan dengan tudingan tersebut.

Dituding Jegal Rizal Ramli

Beberapa waktu lalu, mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli sempat melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Dia mengaku langkahnya menjadi menteri selalu dijegal oleh Jusuf Kalla (JK), baik saat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di era Jokowi, JK tak setuju ketika Rizal akan menjadi Menko Perekonomian. Menurutnya, JK tak ingin Rizal memegang kuasa di sektor ekonomi dan keuangan. Hingga akhirnya, Jokowi memutuskan Rizal menjadi Menko Kemaritiman.

“JK selalu block saya. Pokoknya JK enggak mau Rizal pegang ekonomi dan keuangan,” kata Rizal dilansir dari Youtube Karni Ilyas Club, Jumat (4/12).

Kemudian ketika pemerintahan Presiden SBY, Rizal Ramli selalu diganjal JK saat akan diangkat menjadi menteri. SBY sempat mempertahankan Rizal, namun JK bersikukuh menolak Rizal Ramli.

“Sama juga waktu Presiden SBY, bahkan Presiden SBY sudah tanda tangan Rizal Ramli menhub, diganjal sama JK. Waktu itu SBY pertahankan jadi menteri Keuangan, dia (JK) enggak setuju lagi ya kan? Akhirnya SBY minta Rizal Ramli Menteri BUMN, dia (JK) enggak setuju lagi,” ungkapnya.

Ini tanggapan JK atas tudingan Rizal Ramli

Jusuf Kalla (JK) memberikan tanggapan atas tudingan Rizal Ramli yang mengarah padanya. JK mengatakan jika Rizal Ramli tak pernah dipanggil dan diperhitungkan menjadi menteri oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Waktu itu, seperti diketahui, calon menteri itu, di interview dulu oleh Pak SBY, dipanggil. Dia tidak pernah dipanggil. Dia tidak pernah saya larang. Memang tidak pernah diperhitungkan oleh Pak SBY. Kalau diperhitungkan, dia dipanggil,” kata JK, dilansir dari Youtube Karni Ilyas Club, Jumat (4/12).

Dituding membiayai kepulangan Rizieq Syihab Ke Indonesia

Publik dikejutkan dengan cuitan Eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean yang diduga mengarah kepada Jusuf Kalla (JK). Dalam cuitan itu, Ferdinand menyebut nama Caplin yang diduga ditujukkan kepada JK telah membiayai kepulangan Rizieq Syihab dari Arab Saudi ke Indonesia. Masih dalam cuitan yang sama, Ferdinand juga menulis bahwa Caplin membawa uang satu koper.

“Hebat juga si caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua. Agenda politik 2022 menuju 2024 sudah dipanasi lebih awal. Tampaknya presiden akan sangat disibukkan oleh kegaduhan rekayasa caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan”.

Putri Jusuf Kalla (JK) melaporkan Ferdinand

Putri kedua Jusuf Kalla, Muswirah Jusuf Kalla (Ira) melaporkan Ferdinand Hutahean serta pemerhati sosial dan politik Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri. Keduanya dilaporkan, karena tulisannya di media sosial yang dinilai oleh keluarga JK menyinggung Jusuf Kalla.

“Saya atas nama anak Jusuf Kalla melaporkan Ferdinand Hutahean dan Rudi S Kamri atas tulisan-tulisan yang mereka buat. Tulisan tersebut mengganggu martabat kami, saya dan keluarga. Seperti yang kita tahu martabat itu adalah esensi paling dalam hak asasi manusia. Jadi, sebagai warga negara Indonesia saya berhak untuk melaporkan hal hal yang mengganggu hak asasi saya dan keluarga,” kata Ira, saat berada di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/12) lalu.

Mengetahui dirinya dilaporkan anak JK, Ferdinand cukup santai. Bahkan dia mengatakan bakal hadir memenuhi panggilan polisi ketika diminta.

“Saya pasti akan datang. Saya pasti akan datang. Ya tentu saya akan kooperatif. Saya akan datang kalau kepolisian meminta klarifikasi dari saya,” kata Ferdinad dalam klarifikasinya, Jumat (4/12).

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *