28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Terancam Dipecat dari PDI-P, Anggota DPRD Semarang Enggan Berkomentar

Terancam Dipecat dari PDI-P, Anggota DPRD Semarang Enggan Berkomentar

By on 3 September 2020 0 88 Views

ROC – Anggota DPRD Kabupaten Semarang Bhina Munawa Hatta enggan berkomentar terkait wacana pemecatan dirinya dari kader PDI-P.

“Saya belum ada statemen. Langsung ke Pak Bupati saja,” jelasnya saat dihubungi, Kamis (3/9).

Bhina merupakan anak dari Bupati Semarang Mundjirin.

Sementara ibunya, Bintang Narsasi Mundjirin saat ini menjadi bakal calon Bupati Semarang yang diusung PPP, Gerindra, PKS, Nasdem, Golkar, dan PAN.

Terpisah, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, rencana pemecatan Bhina masih menunggu perkembangan.

“Kita lihat perkembangannya. Tapi pasti yang tidak loyal kepada partai, kepada instruksi Ketua Umum PDIP untuk mengamankan rekomendasi akan mendapat sanksi,” ujarnya usai peresmian Sekretariat Pemenangan Ngesti Nugraha-Basari di Tuntang, Kabupaten Semarang.

Wacana pemecatan Bhina Munawa Hatta disampaikan Sekretaris DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Kusriyanto.

Selain Bhina, pemecatan sebagai kader PDI-P juga membayangi Mundjirin.

“Kita pecati semua. Biar tidak mbalelo. Supaya tidak ada gerbong yang dibawa mendukung partai lain,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, Bhina pernah ditawari menjadi bakal calon Bupati Semarang untuk mendampingi Ngesti.

“Dulu kita pernah menawarkan ke Pak Mundjirin agar anaknya jadi wakil. Tapi tidak mau, tetap ngotot mencalonkan istrinya. Sekarang malah bergabung dengan partai lain. Ini kan namanya mbalelo. Tidak mau mendukung rekomendasi partai. Sanksinya ya dipecat, tidak cuma pak Mundjirin, tapi juga anaknya,” kata Bambang.
(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *