30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Targetkan Kabupaten Kaur Jadi Lumbung Beras, Dinas Pertanian Bagi – Bagi Handtraktor

Targetkan Kabupaten Kaur Jadi Lumbung Beras, Dinas Pertanian Bagi – Bagi Handtraktor

By on 31 March 2020 0 376 Views

Bengkulu, ROC — Petani di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu kembali mendapatkan Bantuan berupa handtraktor dan mesin pompa air dari Dinas Pertanian Kaur.

Petani yang mendapatkan bantuan ini adalah petani yang mempunyai kelompok hamparan dan mempunyai dasar hukum yang lengkap, serta tetap aktif menjalankan kegiatan sebagaimana yang sudah menjadi aturan yang tersebar di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

“Alsintan yang ada di Dinas Pertanian ini, bukan saja handtraktor, tetapi masih banyak jenis yang lainnya, seperti mesin penanaman, pemupukan serta masih banyak lagi jenis lainnya,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Nasrur Rahman, pada republikonline.com, saat di jumpai di ruang kerjanya, Senin (30/3) kemarin.

Menurutnya, kebanyakan kelompok tani yang ada di Kabupaten Kaur ini mempunyai hamparan sawah yang tidak rata, atau bertingkat, sehingga mengalami kesulitan kalau ingin menggunakan alsintan yang lebih besar.

Nasrur Rahman juga menyampaikan bahwa Dinas Pertanian mempunyai target untuk menjadikan Kabupaten Kaur sebagai lumbung beras, bukan hanya petani sawah, namun petani kebun juga di harapkan dapat meningkatkan cara bertani yang baik dan benar, jangan seperti jaman dahulu. Baru dibuka beberapa tahun, bahkan belum sempat menikmati hasinya, karena dirasa kurang memuaskan, sehingga di tinggalkan, dan menggarap lahan yang lain lagi.

“Nah seharusnya, seandainya tanah sudah mulai tandus, maka harus di carikan solusinya, bagaimana agar tanah tersebut dapat kembali bagus, misalnya, tanaman di pupuk dengan jenis pupuk organic, bukan dengan pupuk yang mengandung zat kimia yang akan membuat tanah jadi padat,” jelasnya.

Nasrur Rahman berharap kepada kelompok tani yang mendapatkan bantuan ini, agar dapat memanfaatkannya dengan baik, jangan sampai alsintan yang di bagikan ini hanya di jadikan aset kelompok saja, tapi tidak berpengaruh dengan keberhasilan kelompoknya. Setidaknya, anggota yang tergabung di dalam kelompok tersebut, dapat terbantukan dalam penggarapan lahan sawahnya.

“Mengingat saat ini tidak di perbolehkan untuk mengumpulkan masa yang banyak, maka kita membagikan alsintan ini dengan cara bertahap, tidak bisa serentak. Kita membaginya dalam waktu tiga hari, di mulai hari ini, selasa sampai dengan hari kamis,” pungkas Nasrur Rahman.(Rozi)

 

(idj/idj)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *