28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Tak Rekomendasikan Pu-Guh, Ini Alasan PDIP Usung Gi-Guh di Pilwalkot Solo 2020

Tak Rekomendasikan Pu-Guh, Ini Alasan PDIP Usung Gi-Guh di Pilwalkot Solo 2020

By on 20 July 2020 0 137 Views

Kolase : Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka

ROC — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan partai mengusung Gibran-Teguh pada Pilkada Solo 2020 sudah dipertimbangkan dengan matang.

Ia menyebut, keduanya merupakan pasangan yang cocok dan dinilai dapat bekerja untuk rakyat dengan baik.

“Pendamping Mas Gibran namanya Teguh, itu kan kokoh, Prakosa itu kuat. Keduanya saling memperkuat untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya, dilansir dari Mengutip Kompas.com, Senin (20/7).

“Jadi sudah diputuskan melalui pertimbangan yang cukup lama Mas Gibran dan Teguh Prakosa,” imbuhnya.

Hasto mengatakan, Gibran-Teguh juga akan mengikuti sekolah partai sama seperti pasangan calon kepala daerah lainnya.

Sebelumnya, Gibran bersama pasangannya calon Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi dari DPP PDIP maju Pilkada Solo 2020.

Rekomendasi tersebut diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Kantor DPP PDIP Jakarta yang disiarkan secara virtual di Panti Marhaen Semarang.

Dalam kesempatan itu, penyerahan surat rekomendasi penetapan calon juga diserahkan kepada pasangan calon dalam Pilkada Solo 2020.

Hadir pula Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo, Sekretaris Teguh Prakosa, Bendahara Johni Sofyan Erwandi, dan Wakil Ketua DPC PDIP Solo Bidang Pemenangan Pemilu Putut Gunawan.

Menyusul kabar itu, wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo yang sebelumnya berpasangan dengan Teguh Prakosa untuk menjadi bakal calon Wali Kota namun kemudian digantikan Gibran, mengaku kecewa. Dia mengatakan saat ini hanya bisa pasrah dan berusaha menerima kenyataan akan keputusan PDIP tersebut.

Meski demikian, ia sudah menduga bahwa Gibran akhirnya mendapat rekomendasi dari PDIP.

Bahkan, keputusan DPP tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Purnomo, saat dirinya dipanggil ke Istana Negara, pada Jumat (17/7/2020) lalu.

Dalam pertemuannya dengan presiden tersebut, Purnomo diberitahu jika rekomendasi DPP PDIP jatuh ke tangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.

“Saya diberitahu oleh Pak Jokowi kalau yang dapat rekomendasi Gibran sama Teguh (Gi-Guh). Bukan Pu-Guh, tapi Gi-Guh,” ungkap Purnomo.

Menurutnya, sebagai manusia ada rasa kecewa, namun setelah intropeksi, dia menyadari bahwa hal seperti ini lumrah terjadi dan merupakan salah satu realita politik.

“Ya gimana lagi, saya ndak apa-apa. Wong dari dulu saya sudah menduga ke arah itu (Gibran). Sikonnya begitu kok,” ujar Purnomo.

(Red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *