24 March 2019
  • 24 March 2019
Breaking News

Suharno: Indonesia Lebih Banyak Danau, Tidak Kalah Bagus Dari NZ

By on 28 June 2018 0 44 Views

Queenstown, ROC – Keindahan alami dan keengganan untuk melewati setiap sudut daerah di Queenstown seakan tiada akhir. Ikut kapal pesiar atau menumpangi gondola ke pegunungan di saat matahari terbenam terasa sangat spektakuler di kawasan ini.

Selalu ada yang istimewa bagi Keluarga Republik di kota Queenstown, NZ, Mayjen (purn) DR. Ir. H. Suharno Prawiro, MM, Ibu Dr. Hj. R. Adjeng Ratna Suminar, SH, MM, Annisa Pemata Sari, Spt, MSc dan Almira Nidyaartha, SE, MSc, serta ketiga cucunya menikmati setiap momen  di ‘Ibu Kota Petualangan Selandia Baru’ ini.

Dihari kedua petualangan didaerah Queenstown, Suharno dan keluarga menyusuri pinggir danau Wakatipu hingga melewati beberapa desa kecil yang terlihat sangat tentram seperti Kingston dan Garston.

“Kesan pertama saya ketika melihat danau Wakatipu ini tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Kami disuguhi dua keindahan alam sekaligus, danau luas berair biru yang tenang dengan latar belakang pegunungan yang megah,” ujar Suharno.

Keindahan tepian danau tampak seperti pantai kecil dengan pasir, kerikil dan ombak yang mengalun pelan. Sangat beruntung sekali saat itu cuaca sangat cerah.

“Suasana di tepi danau cukup meriah dengan adanya Paraglider yang baru saja mendarat. Di tengah danau, kami juga melihat ada orang yang ber-parasailing,” kata beliau.

Tidak puas hanya berdiri dan duduk santai di tepian danau, Keluarga Republik mencoba petualangan baru dengan menaikki kapal Pesiar “Spirit of Queenstown Scenic Cruise”.

Berlayar menyusuri danau terpanjang di Queenstown, dan menemukan permata tersembunyi di Danau Wakatipu hingga pegunungan Nicholas. Sambil melihat panorama dari dek tampilan terbuka seperti tak habisnya setiap jengkal negara Kiwi tersebut untuk dinikmati. Pemandangan Pegunungan Alpen Selatan yang spektakuler, singgah di Bob’s Cove untuk melihat flora dan fauna dari dekat seakan memberikan spirit baru baru setiap wisatawan yang mengunjunginya.

“Saya kagum jika di Indonesia ada seperti ini, mengapa tidak? Kita punya Danau Toba, Maninjau, Singkarak, Segara Anak, dan masih ada ratusan danau lainnya yang bisa di eksploitasi seperti ini. Tidak kalah bagus negara kita, keindahan suasana tropis malah sangat menjual bagi pariwisata kita,” terangnya.

Kegiatan di Queenstown tersebut mengakhiri petulangan selingan di tengah kesibukkan usaha dan bisnis,yang akan dan sedang dijalani Keluarga Republik ini. Selanjutnya Bapak Suharno dan keluarga terbang menuju negeri Kangguru, Australia untuk kembali mencoba peruntungan dalam kerjasama dan usaha Keluarga Republik kedepan. [RedROC]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *