19 October 2019
  • 19 October 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Partai tak Lolos Pemilu, Berujung Konflik Internal di Tubuh Partai Republik

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Partai tak Lolos Pemilu, Berujung Konflik Internal di Tubuh Partai Republik

By on 6 September 2019 0 109 Views

Jakarta, ROC – Perbedaan pendapat dikalangan pengurus Partai Republik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) versus Dewan Pimpinan Wilayah dan Daerah (DPW/DPD) menuai polemik baru di dalam tubuh partai berlambang rajawali merah tersebut.

Pokok permasalah utama yang disuarakan DPW dan DPD terhadap DPP adalah mengenai Rakernas yang tak kunjung dilaksanakan pasca pemilu 2019. Selain itu DPW dan DPD menyuarakan agar terjadinya restrukturisasi di dalam tubuh kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat yang dianggap tidak bisa melaksanakan amanah dari daerah.

Salah satu DPW didalam WAG menyebutkan bahwa selama ini tubuh partai digerogoti oleh pengurus yang tak becus bekerja dan hanya mencari muka. Sedangkan yang lainnya mengatakan bahwa tak pernah ada realisasi dan banyaknya janji muluk DPP terhadap daerah, kurangnya pendanaan sehingga tidak maksimal dalam memperjuangkan partai di daerah.

Ketua Umum Partai Republik, Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. H. Suharno, M.M, mengatakan bahwa Konflik dalam tubuh sebuah organisasi adalah hal normal.

“Jangankan dalam organisasi yang menaungi 34 provinsi dan 514 daerah yang berbeda pendapat dan karakter, di dalam rumah tangga saja dapat terjadi perselisihan pendapat. Namun semua itu bagaimana secara bijak kita menyikapinya,” tutur Suharno, saat ditemui ROC di kediamannya, Jumat (06/09).

Lanjutnya, keinginan daerah untuk melaksanakan rakernas tentunya akan dilaksanakan, karena itu merupakan agenda partai yang tercantum dalam AD/ART.

“Sepanjang yang kami pahami ini bukan masalah. Konflik internal yang terjadi di dalam tubuh Partai Republik justru membuat partai ini semakin solid dan untung, sehingga Insya Allah akan masuk sebagai peserta pemilu 2024,” ujarnya.

Dikatakan juga, bagi Partai Reoublik, masalah ini tidak mempengaruhi kinerja partai. Bahkan, menjadi keuntungan bagi kader baru yang ingin banyak tahu tentang partai ini. (Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *