30 March 2020
  • 30 March 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sri Nowo Retno : Imbau ODP Yang Kontak Dengan Wali Kota Bogor Isolasi Mandiri

Sri Nowo Retno : Imbau ODP Yang Kontak Dengan Wali Kota Bogor Isolasi Mandiri

By on 21 March 2020 0 29 Views

Jakarta, ROC — Dinas Kesehatan (Dinkes) Imbau Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang sebelumnya kontak dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, untuk segera isolasi diri.

Dinkes Kota Bogor telah merilis perkembangan data terbaru terkait kasus Covid-19, Jumat kemarin (20/3). Dari data itu, disebutkan bahwa jumlah orang dalam pemantauan atau ODP berjumlah 109 orang dengan rincian 88 orang masih dalam pemantauan dan 21 orang telah selesai dengan hasil negatif.

Sementara, jumlah Pasien Dalam Pengawasan atau PDP berjumlah lima orang. Sedangkan data yang cukup mengkhawatirkan adalah jumlah pasien yang telah terkonfirmasi positif corona.

Dinkes Kota Bogor mencatat, ada tiga orang yang positif terjangkit Covid-19. Ketiga orang itu adalah Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, satu pejabat PNS Pemkot Bogor, dan satu orang lagi adalah pasien yang sebelumnya berstatus PDP.

Plt Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya telah melakukan prosedur kesehatan dengan mengimbau kepada orang-orang yang masuk ke dalam daftar ODP untuk mengarantina diri di dalam rumah.

Imbauan tersebut, sambung Retno, juga ditunjukkan kepada orang-orang yang berstatus ODP dan punya riwayat kontak dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Retno menuturkan, Imbauan itu dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas.

“Semua yang terdata sudah dalam pemantauan Dinkes dan saat ini menjalani self isolation di rumah masing masing. Test COVID akan dilakukan sesuai indikasi,” ucap Retno, dalam keterangannya, Jumat (20/3).

Retno menambahkan, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat per tanggal 17 Maret 2020 menetapkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sebagai rumah sakit rujukan untuk pasien corona.

Dengan begitu, Bima dan dua orang pasien positif corona lainnya saat ini sudah berada di RSUD Kota Bogor untuk menjalani isolasi selama 14 hari ke depan.

Lebih jauh dijelaskan, Dinkes Kota Bogor juga telah menyikapi keterbatasan kit atau alat kesehatan untuk tes Covid-19 dengan mengupayakan pengiriman dari laboratorium kemenkes dan Labkesda Provinsi Jawa Barat.

“Sampai dengan saat ini, untuk tes COVID dilakukan sesuai indikasi dan belum bisa dilakukan secara mandiri,” pungkasnya.(idj/idj)

 

Ket Foto : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno. (foto Ayobogor.com)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *