17 October 2019
  • 17 October 2019
Breaking News

Sosialisasi Perbup DD, ADD, PDRD Dan APBDes 2019 Di Jombang

By on 1 April 2019 0 156 Views

JOMBANG, ROC – Dalam rangka mewujudkan Pemerintahan yang akuntabel serta berintegritas, Pemerintah Kabupaten Jombang mengadakan sosialisasi Peraturan Bupati tentang Pengeloĺaaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa, PDRD, dan APBDes tahun 2019.

Bupati Jombang meluncurkan tiga peraturan yaitu ;
-Peraturan Bupati Nomor 4 tahun 2019 tentang tata cara pembagian, penyaluran, penggunaan, pertanggung jawaban serta penetapan dana desa di Kabupaten Jombang tahun 2019.
-Peraturan Bupati Nomor 5 tahun 2019 tentang tata cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan dan pertanggung jawaban Alokasi Dana Desa Kabupaten Jombang tahun 2019.
-Peraturan Bupati Nomor 6 tahun 2019 tentang tata cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan, dan pertanggung jawaban bagian dari hasil pajak daerah serta retribusi daerah kepada desa tahun 2019.

Dalam sambutannya Bupati Jombang mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar nantinya masyarakat juga turut mengetahui dan memahami hal tersebut. “Pada tahun 2019 ini, dana desa dan alokasi dana desa mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Untuk dana desa naik sebesar Rp.36 miliar dar dana desa tahun 2018, Rp. 238 miliar menjadi Rp. 274 miliar. Sedangkan ADD naik sebesar Rp. 7,6 miliar, yang pada tahun 2018 Rp.119 miliar menjadi Rp. 126 miliar,” tuturnya.

Sesuai dengan peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2019, pada pasal 3 disebutkan bahwa prinsip prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2019 adalah keadilan, kebutuhan prioritas, terfokus, kewenangan desa, partisipatif, swakelola, berdikari, berbasis sumber daya desa, dan disesuaikan dengan tipologi desa.

Pada Pasal 4 Peraturan Menteri Desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia nomor 16 tahun 2018 tersebut juga disebutkan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2019 berkonsentrasi dalam dua hal yaitu pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa secara maksimal. Adanya perubahan prioritas dalam pelaksanaan pemanfaatan Dana Desa tahun 2019 ini juga harus disertai dengan kesiapan petunjuk teknis pelaksanaannya.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga berharap dengan prioritas di bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar besarnya bagi masyarakat desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dsn penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik ditingkat desa. “Oleh karena itu , perlu disiapkan aturan aturan petunjuk pelaksanaannya, karena skema baru Dana Desa itu manfaatnya sangat besar untuk mensejahterakan rakyat,” jelas Bupati Jombang.

Bupati juga mengharapkan semua pemangku kebijakan pelaksanaan DD, ADD, PDRD dan APBDes bisa memahami teknis pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa. “Pencairan Dana Desa harus menggunakan prinsip prinsip transparansi, yang salah satunya denga aplikasi sitem keuangan desa. Aplikasi ini sudah mjlai diterapkan tahun lalu untuk membantu desa dalam rangka melaksanakan tata keuangan desa secar ekfektif dan efisien,” tandasnya.

Dalam mengakhiri sambutannya Bupati Jombang juga meminta kepada para Camat dan jajarannya untuk ikut berperan serta memfasilitasi, mengawasi dan mengevaluasi agar proses pelaksanaannya berjalan sebagaimana mestinya.

Harapan kita semuanya yang terlibat pemberian bantuan keuangan kepada desa ini benar-benar paham dan mengerti dengan anggaran desa yang sangat besar, serta pengelolaan alokasi dana desa dengan baik agar terhindar dari penyelewengan. (HR/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *