3 July 2020
  • 3 July 2020
Breaking News

Sirene Peringatan Tsunami di Banten Rusak

By on 27 November 2019 0 133 Views

Serang, ROC – Sirene peringatan dini tsunami di Banten rusak. Sirene milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten ini rusak karena tersambar petir.

“Early warning kita sistemnya kesambar petir, alat yang ada di Pusdalops di kantor BPBD,” Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, Juhriyadi saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/11/2019).

BPBD kini berkoordinasi dengan sejumlah pihak di pesisir Banten mulai dari Cilegon sampai ke perairan selatan Banten.

“Ini kami juga sedang (koordinasi) di daerah Tanjung Lesung,” imbuhnya.

Akibat sistem yang tidak menyala, maka sirene peringatan di pesisir Carita, Panimbang, dan Labuan tidak bisa dibunyikan. Alat rusak pada 13 November akibat hujan ekstrem di wilayah Serang.

Alat sirene peringatan dini tsunami menjadi alat satu-satunya di pesisir. Pihaknya sudah melaporkan hal ini ke BMKG dan menunggu perbaikan sistem.

“Ini menunggu perbaikan, kita sudah laporkan kerusakan ke BMKG,” kata Juhriyadi.

Untuk antisipasi peringatan dini tsunami, pihaknya meminta perusahaan di pesisir–seperti PLTU Labuan, industri pesisir Cilegon– menyiagakan sirene peringatan jika terjadi tsunami. (Red/Detik)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *