19 January 2021
  • 19 January 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sinovac Biotech Tiba di Indonesia, Bio Farma: Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan Tunggu Izin BPOM

Sinovac Biotech Tiba di Indonesia, Bio Farma: Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan Tunggu Izin BPOM

By on 8 December 2020 0 53 Views

Ilustrasi Vaksin Covid-19

ROC — Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, mengatakan pihaknya telah menerima 1,2 juta vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech. Vaksin tersebut tiba di Indonesia pada Minggu (6/12).

Vaksin Covid-19 tahap awal ini akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. Namun, vaksinasi Covid-19 dilakukan setelah mendapat emergency use of authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Tentu pemberian (vaksin) ini setelah mendapatkan izin penggunaan darurat atau yang kita kenal EUA dari Badan POM,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (8/12).

Honesti menyebut, Bio Farma akan menyiapkan 3 juta dosis vaksin Covid-19 siap pakai. 1,2 Juta vaksin telah ada di PT Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Sementara sisanya, 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 siap pakai baru didatangkan dari China pada akhir Desember 2020.

“Atau awal Januari paling telat (vaksin Covid-19 didatangkan dari China),” sambungnya.

Sementara itu, pemerintah berencana mendatangkan 15 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku pada pertengahan Desember ini. Pada Januari 2021, pemerintah kembali mendatangkan vaksin Covid-19 bahan baku sebanyak 30 juta dosis.

“Keseluruhan vaksin yang akan tiba semuanya jenis vaksin yang sama dengan yang tengah dilakukan uji klinis fase 3 baik di Indonesia maupun Brasil dan beberapa negara lainnya,” jelas dia.

Honesti menjelaskan, dasar pemilihan vaksin Covid-19 Sinovac merujuk pada unsur keamanan, cepat dan mandiri. Vaksin tersebut juga terjamin keamanannya karena telah melewati uji pra klinis, uji klinis tahap 1, 2 dan 3.

“Dari sisi platform atau metode pembuatan vaksin ini menggunakan platform virus yang dimatikan yang sudah terbukti pada jenis-jenis vaksin lainnya. Dan platform tersebut sudah dikuasai Bio Farma. Penentu lainnya adalah sistem mutu yang dimiliki oleh Sinovac sudah dakui badan kesehatan dunia atau WHIO,” tandasnya.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *