23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sindir Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli: Kelihatan Warna Aslinya Deh

Sindir Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli: Kelihatan Warna Aslinya Deh

By on 17 February 2021 0 66 Views

Ket gbr: Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

ROC – Ekonom yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyindir mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Sindiran tersebut disampaikan Rizal usai Gatot yang juga Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu diwawancarai oleh Refli Harun.

Rizal Ramli tak menduga dengan pernyataan Gatot Nurmantyo yang mengomentari Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di tengah ramainya polemik karena penolakan buruh.

Seperti diketahui, Gatot Nurmantyo menilai Omnibus Law UU Cipta Kerja akan mendatangkan banyak investor. Karena itu, akan memangkas pengangguran.

Menurut Rizal, pernyataan Gatot Nurmantyo yang menyatakan demikian layaknya seorang juru bicara pemerintah.

“Lha kok sudah jadi jubir (pemerintah)?” kata Rizal Ramli melalui akun Twitter pribadinya @RamliRizal yang dikutip pada Rabu (17/2).

Rizal mengatakan, Gatot Nurmantyo seharusnya fokus pada pembebasan para tokoh KAMI yang saat ini ditangkap dan ditahan oleh polisi.

Hingga saat ini, ada sejumah aktivis KAMI yang ditangkap polisi. Dua di antaranya yakni Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat.

“Piye toh? Bukannya keluarin Syahganda, loyalis situ?” ujarnya.

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan, adanya Omnibus Law UU Cipta Kerja akan semakin memperkaya oligarki. Sebaliknya, buruh akan semakin tertindas.

Selanjutnya, Rizal Ramli kembali menyindir Gatot Nurmantyo karena di satu sisi tidak setuju dengan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Tapi di sisi lain, setuju dengan isi UU tersebut.

“Ada yang tidak setuju UU Omni-Cilaka karena prosesnya banyak pat-gulipat, tapi setuju dengan roh dan isinya,” ucap Rizal Ramli.

“Padahal UU itu akan semakin memperkaya oligarki, dengan menindas buruh & abaikan hak2 adat dan lingkungan hidup. Jadi kelihatan warna aslinya deh berpihak kemana.”

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo mengatakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah disahkan pemerintah dan DPR mempunyai tujuan mulia.

Alasannya, karena peraturan tersebut akan mendatangkan investor dan membuka banyak lapangan kerja.

“Undang-undang (Omnibus Law) ini, saya tahu tujuannya sangat mulia karena investasi akan datang, roda ekonomi berputar, ekspor banyak, pajak masuk, banyak kembali lagi ke masyarakat,” ujar Gatot saat berbincang dengan Refly Harun yang ditayangkan melalui Chanel YouTube.

Namun, Gatot Nurmantyo mengkritik proses pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh Pemerintah dan DPR karena dinilai tidak transparan.

“Prosesnya seperti siluman, tengah malam diadakan rapat. Tidak jelas, tidak transparan,” kata Gatot.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *