15 April 2021
  • 15 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Simak Tanggapan Gerindra soal Menteri KKP Edhy Prabowo yang Terjaring OTT KPK

Simak Tanggapan Gerindra soal Menteri KKP Edhy Prabowo yang Terjaring OTT KPK

By on 25 November 2020 0 114 Views

Politisi Gerindra dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria

ROC — Kontroversi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo merubah aturan larangan ekspor Benur, akhirnya Berujung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (25/11) dinihari tadi.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Menteri KKP Edhy Prabowo, terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Edhy ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah pihak dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta anggota keluarga.

“Tadi pagi (ditangkap) jam 01.23 di Soetta (Bandara Soekarno-Hatta). Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan,” kata Ghufron, Rabu pagi tadi.

Ghufron mengatakan, penangkapan Edhy tersebut terkait dugaan korupsi dalam ekspor benur atau benih lobster.

“Benar KPK tangkap, berkait ekspor benur,” kata Ghufron

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

“Kami telah mangamankan sejumlah orang pada malam dan dinihari tadi,” kata Nawawi.

Namun saat ditanyakan lebih lanjut ihwal siapa saja yang terkait, Nawawi belum mau menjelaskan.

“Maaf selebihnya nanti aja, saya masih dalam perjalanan ke kantor,” ujarnya.

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT ini.

Selain sebagai Menteri KKP, Edhy Prabowo juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup.

Menanggapi hal tersebut, Politisi Gerindra yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku turut prihatin atas penangkapan Menteri KKP oleh KPK.

“Tentu kami perihatin,” kata Ahmad Riza Patria, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/11).

Pria yang akrab disapa Ariza tersebut mengatakan bahwa keterangan lebih lanjut terkait dengan penangkapan Edhy Prabowo akan dijelaskan oleh pihak partai.

Ariza sendiri masih belum mengetahui persis kasus yang menjerat Edhy Prabowo. Dia pribadi mengaku menunggu penjelasan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

“Pak Sekjen Muzani yang akan menjelaskan detailnya. Kita tunggu saja ya,” tutur Ariza.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Hendarsam Marantoko mengaku belum dapat berkomentar terkait penangkapan rekan satu partainya.

“Tunggu official dari KPK dulu saya nanti baru bisa kasih komentar,” ujar Hendarsam saat dihubungi, Jakarta, Rabu (25/11).

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Kawendra Lukistian yang mengaku belum dapat berkomentar.

“Tunggu saja ya, nanti akan ada keterangan resmi,” pungkasnya.

 

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *