23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sepekan Setelah Divaksin Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sepekan Setelah Divaksin Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

By on 25 January 2021 0 98 Views

Ket gbr: Pemerintah meyakinkan dan memastikan,  bahwa Vaksin Covid-19 halal dan aman untuk dipergunakan. (foto dok: ROC) 

ROC – Komandan Korem (Danrem) 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI, Ahmad Rizal Ramdhani, mengakui terpapar Covid-19. Ia mengatakan, dalam kondisi terus membaik.

“Alhamdulillah perlahan lahan membaik dari Covid -19,” kata Danrem, dikutip dari Kompas, Senin (25/1).

Sebelumnya, Ahmad Rizal telah menjalani vaksin Sinovac bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan sejumlah pejabat di wilayah Provinsi NTB dan Kota Mataram, 14 Januari 2021 di Gedung Graha Bhakti, NTB.

Wakil Gubernur NTB, Siti Rohmi Djalillah, yang juga merupakan Koordinator Satgas Covid-19, membenarkan jika Danrem 162 Wira Bhakti terpapar Covid-19.

Namun, penjelasan secara detail diserahkan pada Kepala Dinas Kesehatan NTB.

Soal Danrem terpapar Covid-19 meski telah menerima suntukan vaksin Sinovac tahap pertama bersama pejabat di NTB, Rohmi menuturkan hal itu bisa saja terjadi.

“Memang walaupun sudah divaksin masih ada kemungkinan kena Covid-19, tapi antibodi sudah lebih baik. Info detail Kadikes NTB akan menjelaskan,” kata Rohmi.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Lalu Hamzi Fikri yang di konfirmasi terkait kondisi Danrem, mengatakan, Dandrem terpapar Covid-19 sepekan setelah menjalani vaksin Sinovac.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari pihak RSAD (Rumah Sakit Angkatan Darat) Mataram, dijelaskan bahwa Danrem terpapar Covid-19, namun dengan gejala ringan, dan tengah menjalani isolasi mandiri,” kata Fikri.

Fikri menegaskan, siapapun yang menerima vaksin, bisa terkena Covid-19 meskipun belum menerima vaksin Sinovac tahap berikutnya atau tahap ke-2.

Fikri memaparkan pendapat dari sejumlah ahli, bahwa vaksin itu butuh waktu untuk membentuk kekebalan tubuh dalam diri seseorang.

Sehingga bisa saja terpapar Covid-19 selama belum terbentuk antibodi atau kekebalan itu.

“Dan vaksin Sinovac itu masa membentuk antibodi atau masa panen kekebalan tubuh di hari ke-28 (saat penerima vaksin menerima vaksin tahap 2). Jadi, pertanyanya apa orang yang telah divaksin bisa terpapar Covid? jawabannya bisa,” ujar Fikri.

Red

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *