28 October 2020
  • 28 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Selidiki Kebakaran Kejagung, Pemerintah Bentuk Tim dari Kabareskrim-Jampidum

Selidiki Kebakaran Kejagung, Pemerintah Bentuk Tim dari Kabareskrim-Jampidum

By on 25 August 2020 0 119 Views

Menko Polhukam Mahfud Md (foto.dok:ROC)

ROC – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md mengatakan pemerintah telah membentuk tim untuk selidiki kebakaran di gedung Kejagung. Tim ini terdiri dari Kabareskrim dan Jampidum.

“Sekarang sudah dibentuk posko bersama antara Kabareskrim dan Jampidum, untuk melakukan penyelidikan penyidikan,” ujar Mahfud dalam keterangan pers yang dilakukan secara daring, Minggu (23/8).

Mahfud mengatakan, saat ini tengah menunggu proses pendinginan. Petugas juga disebut tengah kembali melakukan penyisiran ke bagian-bagian gedung untuk proses pendinginan tersebut.

“Proses yang sekarang juga berlangsung, juga menunggu proses pendinginan, karena setelah mulai jam 7.15 dan dari reda tadi 15.45 itu sampai sekarang gedungnya masih panas, suhunya masih tinggi sekali sehingga sekarang sedang disisir kembali bagian-bagian mana yang menunjukan hawa panas itu di titik mana yang kira-kira masih bahaya timbulnya api yang baru,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan, tim Kabareskrim dan Jampidum hari ini telah mulai bekerja dengan melakukan meeting. Tidak hanya itu, pengecekan kelayakan konstruksi bangunan juga disebut telah dilakukan.

“Nah sambil proses pendinginan berjalan, tadi pagi sudah ada meeting posko Jampidum dan Kabareskrim tadi jam 9,” kata Mahfud.

“Kemudian tadi juga sudah diadakan pengecekan kelayakan konstruksi bangunan, kemudian juga tadi sudah dilakukan olah TKP oleh tim Laboratorium Forensik oleh penyidik,” sambungnya.

Untuk diketahui, gedung utama Kejagung terbakar pada Sabtu (22/8) malam. Ada 50 damkar dikerahkan untuk menjinakkan api.

Polisi saat ini sedang menyelidiki penyebab gedung itu terbakar. Polisi juga akan memeriksa beberapa saksi dan mengamankan CCTV terkait peristiwa ini.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *