3 July 2020
  • 3 July 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Sejumlah Maskapai Tunda Jadwal Penerbangan Gara-gara Kabut Asap di Pekanbaru

Sejumlah Maskapai Tunda Jadwal Penerbangan Gara-gara Kabut Asap di Pekanbaru

By on 18 September 2019 0 165 Views

ROC – Sejumlah maskapai menunda jadwal penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Rabu (18/9). Itu karena kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Pantauan merdeka.com di Bandara SSK II Pekanbaru, ada dua penerbangan yang kedatangannya tertunda. Pertama adalah Lion Air JT 124 dari Kualanamu, Medan. Penerbangan itu seharusnya mendarat pukul 8.40 WIB namun hingga kini belum ada kepastian waktu pendaratan.

Bahkan maskapai Citilink QG 928 juga tertunda dari Kualanamu ke Pekanbaru. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jarak pandang di Kota Pekanbaru pada Rabu pagi hanya berkisar 500 meter. Sementara menjelang siang jarak pandang berangsur membaik berkisar 700 meter.

Tertundanya kedatangan pesawat juga terjadi pada Batik Air nomor penerbangan 6856 dari Jakarta, pagi tadi. Seorang petugas informasi Bandara SSK II Pekanbaru menyatakan pesawat Batik Air sempat berputar-putar di udara selama satu jam sebelum akhirnya mendarat pukul 08.30 WIB.

“Seharusnya Batik pukul 07.35 WIB namun baru mendarat 08.30 WIB. Tadi pagi jarak pandang sekitar 300 meter,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bandara SSK II Pekanbaru Yogi Prasetyo mengaku jarak pandang di bandara memang sempat terbatas hingga 500 meter. Dia membenarkan adanya pesawat yang menunda penerbangan.

Yogi menyebutkan, jarak pandang pagi sempat terbatas namun sekarang sudag mulai normal. “Karena jarak pandang itu, ada (yang mengundur penerbangan) sekitar 30 menit hingga 1 jam. Sekarang sudah normal,” kata Yogi. (

Sejumlah maskapai menunda jadwal penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Rabu (18/9). Itu karena kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Pantauan merdeka.com di Bandara SSK II Pekanbaru, ada dua penerbangan yang kedatangannya tertunda. Pertama adalah Lion Air JT 124 dari Kualanamu, Medan. Penerbangan itu seharusnya mendarat pukul 8.40 WIB namun hingga kini belum ada kepastian waktu pendaratan.

Bahkan maskapai Citilink QG 928 juga tertunda dari Kualanamu ke Pekanbaru. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jarak pandang di Kota Pekanbaru pada Rabu pagi hanya berkisar 500 meter. Sementara menjelang siang jarak pandang berangsur membaik berkisar 700 meter.

Tertundanya kedatangan pesawat juga terjadi pada Batik Air nomor penerbangan 6856 dari Jakarta, pagi tadi. Seorang petugas informasi Bandara SSK II Pekanbaru menyatakan pesawat Batik Air sempat berputar-putar di udara selama satu jam sebelum akhirnya mendarat pukul 08.30 WIB.

“Seharusnya Batik pukul 07.35 WIB namun baru mendarat 08.30 WIB. Tadi pagi jarak pandang sekitar 300 meter,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bandara SSK II Pekanbaru Yogi Prasetyo mengaku jarak pandang di bandara memang sempat terbatas hingga 500 meter. Dia membenarkan adanya pesawat yang menunda penerbangan.

Yogi menyebutkan, jarak pandang pagi sempat terbatas namun sekarang sudag mulai normal. “Karena jarak pandang itu, ada (yang mengundur penerbangan) sekitar 30 menit hingga 1 jam. Sekarang sudah normal,” kata Yogi kepada merdeka.com (Red/HarmoniMedia)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *