20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sebanyak 29.312 Spesimen Corona di Periksa Pemerintah Per 26 Agustus

Sebanyak 29.312 Spesimen Corona di Periksa Pemerintah Per 26 Agustus

By on 26 August 2020 0 76 Views

ROC – Pemerintah terus memeriksa spesimen untuk menemukan kasus virus Corona atau Covid-19 di Indonesia. Hari ini terdapat 29 ribu spesimen yang diperiksa.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Rabu (26/8/2020), ada spesimen terkait Corona yang diperiksa. Data ini diambil dengan batas waktu pukul 12.00 WIB.

Dari pemeriksaan 29.312 spesimen, ditemukan kasus baru positif Corona sebanyak 2.306. Dengan penambahan 2.306, total kasus positif Corona di Indonesia per hari ini berjumlah 160.165.

Untuk kasus sembuh hari ini bertambah 2.542 kasus, sehingga totalnya menjadi 115.409. Sedangkan pasien positif Corona yang meninggal hari ini bertambah sebanyak 86, sehingga totalnya menjadi 77.056.

Jumlah pemeriksaan spesimen yang diperiksa hari ini lebih banyak dari hari sebelumnya. Pada 25 Agustus, jumlah spesimen terkait Corona yang diperiksa sebanyak 21.275 .

Secara kumulatif, jumlah spesimen Corona yang sudah diperiksa sebanyak 2.106.753. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 30 ribu spesimen diperiksa setiap hari.

Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan jumlah tes Corona di Indonesia masih jauh dari standar WHO. Hingga hari ini, jumlah penduduk yang dites Corona baru mencapai 35,6 persen dari standar WHO.

“Pergerakan jumlah pemeriksaan per orang dari waktu ke waktu berbeda-beda. Kami menggunakan standar WHO, bahwa pemeriksaan per orang adalah 1:1.000 penduduk/minggu,” kata Wiku dalam konferensi pers daring yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8).

Wiku menjelaskan, jika jumlah penduduk Indonesia 260 juta jiwa, target spesimen Corona yang diperiksa 267.700 tes setiap pekan. Wiku kemudian menjabarkan jumlah spesimen Corona yang diperiksa per pekan sejak akhir Juli hingga 23 Agustus.

“Untuk penduduk Indonesia yang 260 juta, maka yang harus dites adalah, targetnya adalah 267.700 tes per minggu. Dan Indonesia secara keseluruhan baru mencapai 35,6 persen dari standar WHO,” jelas Wiku. (red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *