23 April 2021
  • 23 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Sandiaga Uno: Pandemi Jangan Jadi Kuburan Massal Bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sandiaga Uno: Pandemi Jangan Jadi Kuburan Massal Bagi Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

By on 30 January 2021 0 79 Views

Ket gbr: Hari Kedua berkantor di Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengawalinya dengan mengecek sampah di Pantai Kuta Bali, yang dilakukannya disela lari pagi disepanjang jalan Pantai Kuta, Jumat (29/1/2021).

ROC – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan siap berjuang mati-matian menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia tidak ingin pandemi menjadi kuburan massal bagi jutaan lapangan pekerjaan.

“Kita harus pastikan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif terselamatkan, khususnya mengenai lapangan pekerjaan. Jangan sampai ini menjadi kuburan massal bagi pelaku pariwisata,” tegas Sandi di Kuta, Bali, Sabtu (30/1).

Menurutnya, alasan mendasar dengan memilih ngantor di Bali guna memastikan sektor pariwisata tidak rusak permanen. Begitu rusak permanen, dampaknya ke lapangan kerja sangat dahsyat.

Saat ini, dia bersama pemerintah di Bali sedang menghitung lapangan kerja yang betul-betul bukan hanya bisa diselamatkan, tapi juga ditingkatkan dengan kebijakan pemerintah di tengah pandemi.

Lebih jauh Sandiaga Uno juga meyakini bahwa wisatawan akan melonjak usai pandemic berlalu. Terutama di pulau Dewata Bali yang notabene merupakan salah satu ikon pariwisata yang dimiliki Indonesia.

Sandi yang banyak menghabiskan waktu di Bali, merasa lebih efisien, jika dirinya, para pengusaha dan profesional bisa diajak berkantor di Pulau Dewata tersebut. Menurutnya berkantor di Bali bukan hanya efisien, tetapi dia mengakui dapat menikmati alam Bali sekaligus membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain itu menurutnya banyak efisiensi yang bisa dilakukan, jika para pengusaha dan profesional diajak bekerja dari Bali.

Diketahui mulai Kamis (28/1/2021), Menparekraf Sandi sendiri sudah berkantor di Pulau Dewata.

“Saya mengajak teman-teman di dunia usaha dan profesional mulai memikirkan untuk bekerja dari Bali,” ujar Sandi di kantornya di Politeknik Pariwisata Nusa Dua.

Dikatakan juga, sejak pagi ngantor, banyak efisiensi yang dilakukan. Serangkaian agenda kerja telah diselesaikan, mulai mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui video conference, kegiatan dengan Kementerian Ristek/BRIN, Badan Standar Nasional untuk SNI Award. Rencananya, Sandi akan berkantor di Bali hingga tanggal 30 Januari mendatang.

“Setelah itu nanti kita atur sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Sandi juga sedang mengupayakan program restrukturisasi bunga kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya minta nanti tidak terbatas hanya untuk bank-bank negara, tapi juga seluruh sektor perbankan swasta untuk memberi keringanan,” ungkapnya.

Upaya lainnya yaitu memberikan prioritas vaksinasi kepada daerah yang bergantung pada pariwisata dengan cara memotong anggaran di kementeriannya sebesar Rp350 miliar.

“Saya bilang saya rela kalau dipotong selama program vaksinasi itu ditujukan untuk daerah pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandi.

Red

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *