21 April 2021
  • 21 April 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Ruas jalan di Beberapa Wilayah Kota Mojokerto Digenangi Air, ini Penyebabnya

Ruas jalan di Beberapa Wilayah Kota Mojokerto Digenangi Air, ini Penyebabnya

By on 21 January 2021 0 81 Views

Ket. Gbr: Luapan air yang dari anak sungai langsung masuk ke kampung Kauman, dan menimbulkan genangan air di ruas jalan di kawasan tersebut.

ROC — Sejumlah wilayah dan ruas jalan di Kota Mojokerto tergenang air akibat curah hujan yang lebat pada sore hari kemarin, Rabu (20/1)

Jalan yang tergenang air yakni jalan Mojopahit, jalan Residence Pamuji serta Letkol Sumarjo. Bahkan kawasan Jalan Mojopahit yang telah direhabilitasi dua tahun yang lalu, juga masih terlihat tergenang air. Padahal, jalan tersebut direhabilitasi menelan anggaran yang tidak sedikit, yakni kurang lebih sekitar 3 miliar.

Beberapa pengendara motor yang nekat melintas genangan air, akhirnya mogok juga.

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan bahwa, saluran air yang di jalan Mojopahit muaranya berada di Joko Sambang.

“Bukan karena draenase. Sebetulnya sudah dibuatkan saluran air tetapi masih belum menyeluruh. Air mengalir seharusnya ke timur menuju jalan Residen Pamuji dan dibagi dua ke Letkol Sumarjo serta Gajah Mada,” jelas Dodik.

Salah seorang warga setempat mengatakan, genangan air juga terjadi di Kalimati gang 2, dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Sementara itu, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, didampingi oleh Kabag Humas Kota Mojokerto, Hatta Amrullah, telah turun ke lapangan secara langsung, sekalian mengecek rumah pompa.

“Walikota sudah sidak langsung kelapangan untuk memastikan rumah pompa berfungsi secara optimal atau tidak,” jelas Hatta Amrullah.

Salah satu wilayah yang tergenang air adalah Kampung Kauman. Luapan air yang dari anak sungai langsung masuk ke kampung Kauman tersebut.

Salah satu tokoh pemuda mengungkapkan, bahwa penggarapan pipa gas yang dilakukan dibadan anak sungai, dilakukan dengan cara langsung disemen. Akibatnya anak sungai menjadi sempit, sehingga menyebabkan air meluap ke kampung Kauman dan juga persis sama yang di Magersari.

“Penggarapan pipa gas dibadan anak sungai disemen, sehingga anak sungai menjadi sempit, jadi air meluap ke kampung Kauman dan juga persis sama yang di Magersari,” ujarnya kepada redaksi republik-online.com, saat dikonfirmasi. (HP)

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *