2 December 2020
  • 2 December 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Rocky Gerung Soal Stafsus Milenial : Dari Awal Kita Anggap Ini Sudah Banyolan

Rocky Gerung Soal Stafsus Milenial : Dari Awal Kita Anggap Ini Sudah Banyolan

By on 9 November 2020 0 89 Views

ROC — Pengamat politik Rocky Gerung mempertanyakan keberadaan staf khusus presiden dari kalangan milenial. Menurutnya, staf khusus milenial tak ubahnya robot yang tidak mampu berkomunikasi. Mereka selayaknya diangkat karena kemampuan persuasifnya.

Hal itu disampaikan Rocky menyusul Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Aminuddin Ma’ruf yang menerima perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk menggelar audiensi seputar Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Mantan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016 itu mengeluarkan surat undangan untuk para mahasiswa dengan berjudul ‘Surat Perintah’.

Aminuddin mengklarifikasi surat tersebut merujuk pada standar operasional prosedur (SOP) penerimaan tamu di lingkungan Istana Negara.

“Ini tradisi buruk, ada surat perintah yang dikeluarkan oleh salah satu staf khusus. Artinya ini milenial seperti robot yang tidak mampu berkomunikasi,” ujar Rocky dalam tayangan kanal YouTube Rocky Gerung Official dikutip Senin (9/11).

“Semakin dicari alasan semakin kelihatan noraknya. Rapid test itu sudah berlangsung sejak tujuh bulan lalu. Istana sudah punya fasilitas itu. Ini alasan yang dicari-cari,” tambahnya.

“Milenial yang direkrut Presiden Jokowi, yang dipamerkan sebagai orang yang memiliki wawasan luas, dari awal kita anggap ini sudah banyolan,” katanya.

“Memposisikan milenial semacam terima kasih kepada orangtua mereka. Mereka ada di istana sebagai terimakasih kepada orangtuanya yang sudah mendukung Jokowi. Jadi dari sistem rekrutmennya saja sudah kacau,” tegas Rocky.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *