21 September 2020
  • 21 September 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • ROC Update Covid-19 di Dunia per 20 April : Pasien Positif Corona Capai 2,39 Juta

ROC Update Covid-19 di Dunia per 20 April : Pasien Positif Corona Capai 2,39 Juta

By on 20 April 2020 0 210 Views

Foto : ilustrasi/facebook

ROC — Angka kasus infeksi virus corona di dunia masih terus bertambah. Perkembangan kasus baru, angka pasien sembuh, dan angka kematian masih terus mengalami perubahan.

Berdasarkan data hingga Senin (20/04/2020) pagi, jumlah kasus Covid-19 di dunia adalah sebanyak 2.394.291 orang terinfeksi (2,39 juta). Dari jumlah tersebut, 164.938 orang dilaporkan meninggal dunia, dan 611.880 pasien telah dinyatakan sembuh.

Negara-negara maju di Eropa dan Amerika masih berupaya keras meredam pandemi virus Corona atau Covid-19 yang telah mengakibatkan lebih dari 160 ribu jiwa meninggal di seluruh dunia.

Adapun kasus terbanyak masih dicatatkan oleh Amerika Serikat dengan jumlah kasus lebih dari 700.000, disusul Spanyol, Italia, dan Perancis yang mengalami penurunan jumlah kasus baru dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, angka kematian akibat penyakit Covid-19 di Eropa kini bahkan mendekati 100 ribu jiwa. Data dari ECDC menunjukkan hingga 18 April kemarin, total jumlah pasien corona yang meninggal di Eropa telah mencapai 93.297 jiwa. Angka ini diprediksi melampui 100 ribu jiwa pada hari ini.

Kondisi pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda membikin sebagian negara Eropa memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown.

Pada Sabtu kemarin, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan perpanjangan masa lockdown di negeri matador hingga dua pekan, atau sampai 9 Mei 2020.

Namun, pemerintah Spanyol memberikan sedikit kelonggaran yang memungkinkan anak-anak bisa keluar rumah pada 27 April mendatang dan aktivitas sebagian sektor bisnis mulai bergeliat pekan ini.

“Kami telah melakukan bagian tersulit untuk mendorong tanggung jawab dan disiplin sosial, […] kami menempatkan momen paling ekstrem di belakang kami,” kata Sanchez, seperti dilansir The Guarden.

Sebelumnya, pemerintah Prancis juga memperpanjang masa pembatasan kegiatan masyarakat hingga 11 Mei mendatang.

Namun, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengingatkan kehidupan warga Prancis bisa kembali normal mulai 11 Mei 2020 jika masyarakat di negara itu bersedia mematuhi peraturan pembatasan sosial dengan rasa tanggung jawab tinggi. Syarat lainnya, kata Macron, jumlah kasus positif baru di Prancis harus terus menurun hingga tanggal itu.

Meskipun demikian, pemerintah Jerman mengklaim pandemi di negara ini telah berhasil dikontrol. Otoritas Jerman kini bersiap melakukan upaya sulit lainnya, yakni melonggarkan pembatasan sosial tanpa memicu gelombang kedua penyebaran virus corona.

Sementara di China, otoritas kesehatan di negara tersebut mengumumkan data jumlah kasus baru yang konsisten menurun beberapa hari terakhir.

Merujuk data terbaru NHC yang dirilis pada Minggu 19 April 2020, hanya ditemukan 16 kasus positif baru di China dalam 24 jam terakhir. Angka ini lebih rendah dari sehari sebelumnya yang mencapai 27 kasus baru. Bahkan, tidak ada kematian pasien corona di China dalam sehari belakangan.

Namun, belum lama ini, China merevisi data kematian pasien positif corona di negara itu sehingga jumlahnya melonjak signifikan.

Jika melihat data pandemi virus corona secara global, Worldometers mencatat angka kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 2.340.539 pasien, pada Senin, 20 April 2020, pagi.

Dari 2,39 juta kasus tersebut, 164.938 pasien positif Corona telah meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang sudah berhasil sembuh mencapai 611.880 orang.

Data yang sama juga memperlihatkan saat ini 1.578.940 pasien positif Corona sedang menjalani perawatan dan isolasi. Sekitar 55.270 pasien di antaranya dalam kondisi kritis atau mengalami gejala sakit yang serius.(idj/idj)

 

 

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republikonline.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *