25 October 2020
  • 25 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • ROC Update Covid-19 : Bertambah 214, Indonesia Capai 9.096 Kasus

ROC Update Covid-19 : Bertambah 214, Indonesia Capai 9.096 Kasus

By on 27 April 2020 0 148 Views

Ket.gbr: Jubir pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto(Foto: dok.BNPB)

Jakarta, ROC — Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan Virus Corona di Indonesia yang menyebabkan jumlah kasus Covid-19 bertambah.

Ada penambahan 214 pasien Corona dalam 24 jam terakhir, berdasarkan data pemerintah hingga Senin (27/4) atau hari ini pukul 12.00 WIB. Dengan demikian, total kasus Covid-19 ada 9.096 sejak kasus ini diumumkan untuk kali pertama pada 2 Maret 2020.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (27/4) sore.

“Konfirmasi kasus positif yang baru ada 214 orang, sehingga totalnya ada 9.096 orang,” ucap Yurianto.

Data yang sama juga menunjukkan bahwa ada penambahan 44 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali pemeriksaan. Total pasien yang sembuh dari Covid-19 hingga saat ini ada 1.151 orang. Namun, Yuri juga mengungkapkan kabar duka dengan masih adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Dalam sehari, 26-27 April 2020, ada penambahan 22 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Penambahan ini menyebabkan total pasien yang meninggal dunia setelah dinyatakan virus corona ada 765 orang. Adapun konfirmasi kasus positif didapatkan dari pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

Sejauh ini, pemerintah menyatakan sudah melakukan pemeriksaan 75.157 spesimen milik 59.409 orang yang menjalaninya. Dengan demikian, satu orang bisa diperiksa lebih dari satu kali untuk diambil spesimennya. Dari 59.409 orang, terdapat 9.096 yang hasilnya positif dan 50.313 yang hasilnya negatif.

Update kasus Covid-19 di provinsi

Penambahan kasus baru untuk periode 26-27 April 2020 didapatkan dari 15 provinsi dari 34 provinsi atau seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kasus Covid-19.

DKI mencatat penambahan kasus terbanyak dengan 70 pasien. Berikutnya, Jawa Barat mencatat penambahan 39 pasien.

Sumatera Barat juga memiliki catatan kasus baru cukup banyak dengan 19 pasien. Berikutnya ada Jawa Tengah (17 kasus baru), Banten (12 kasus baru), dan Jawa Timur (11 kasus baru).

Berikut data penyebaran kasus baru dari 15 provinsi periode 26-27 April 2020:

1. DKI Jakarta: 70 kasus baru

2. Jawa Barat: 39 kasus baru

3. Sumatera Barat: 19 kasus baru

4. Jawa Tengah: 17 kasus baru

5. Banten: 12 kasus baru

6. Jawa Timur: 11 kasus baru

7. NTB: 11 kasus baru

8. Papua: 10 kasus baru

9. Bali: 8 kasus baru

10. Kalimantan Tengah: 8 kasus baru

11. Kalimantan Selatan: 4 kasus baru

12. Kalimantan Timur: 2 kasus baru

13. DIY: 1 kasus baru

14. Kalimantan Utara: 1 kasus baru

15. Kepulauan Riau: 1 kasus baru

Ibadah Ramadhan di rumah saja

Di bulan suci Ramadhan ini, Yuri tak henti-hentinya mengimbau umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan di rumah.

Menurutnya, keluar rumah akan meningkatkan risiko terjangkit ataupun menularkan Covid-19.

“Untuk umat Muslim yang saat ini sedang menjalankan ibadah Ramadhan, sebaiknya kita laksanakan Ramadhan bersama keluarga,” ungkap Yuri.

“Karena di luar rumah kita tidak pernah tahu siapa yang berada, yang membawa virus. Banyak orang tanpa gangguan yang tidak bisa kita bedakan dengan mata biasa,” imbau Yuri.

Yuri juga mengimbau umat Islam dan seluruh masyarakat untuk tidak melakukan mudik Lebaran.

“Jangan mudik ini menjadi kunci tetap tinggal di rumah adalah yang terbaik. untuk memastikan bahwa kita tidak tertular dan tidak menulari orang lain,” ujarnya.(Red)

 

👉Terimakasih sudah membaca & membagikan link republik-online.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *