20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Rizal Ramli Menggugat Fadli Zon, Terkait Urusan Pilpres

Rizal Ramli Menggugat Fadli Zon, Terkait Urusan Pilpres

By on 4 September 2020 0 80 Views

Rizal Ramli (Foto Instagram)

ROC – Ekonom senior Rizal Ramli melayangkan gugatan uji materi atau judicial review terkait ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen dalam Undang-Undang Pemilu. Dalam mengajukan permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Rizal Ramli bersama Abdul Rachim, didampingi Refli Harun. Menurut Rizal, ambang batas pencalonan presiden merupakan basis dari demokrasi kriminal.

Mantan menteri koordinator kemaritiman dan investasi itu memohon doa dan dukungan, agar judicial review yang diajukan bisa diterima dan dikabulkan nanti.

“Pagi ini, Jum’at jam 10 pagi, DR. Rizal Ramli & Ir. Abd Rachim, didampingi DR Refly Harun SH akan Ke Mahkamah Konstitusi untuk melakukan Judicial Review tentang ‘Threshold” (ambang batas) pemilihan Presiden. Itu merupakan basis dari demokrasi kriminal. Mohon doa & dukungan,” kata Rizal di akun @RamliRizal di Twitter, Jumat (4/9).

Namun belakangan, waktu pendaftaran uji materi tersebut diubah dari semula pukul 10.00 menjadi pukul 13.00.

“Maaf digeser ke Jam 13.00,” tegas Rizal.

Gugatan PT 20 persen yang diajukan Rizal mendapat respons dari anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon.

Dia menegaskan bahwa PT 20 persen seharusnya dihapuskan karena tidak sesuai dengan semangat demokrasi.

Menurut mantan wakil ketua DPR itu, PT 20 persen juga membuat demokrasi makin mahal, dan memunculkan oligarki kekuasaan. Fadli menambahkan PT 20 persen juga belum tentu menyajikan pemimpin yang terbaik.

“Presidential Threshold (PT) 20% harusnya dihapuskan, tak sesuai semangat demokrasi, demokrasi makin mahal, oligarki, potensi konflik besar hingga korban jiwa, rawan kecurangan n sabotase, blm tentu menyajikan pilihan pemimpin terbaik,” twit Fadli di akun @fadlizon di Twitter, Jumat (4/9). (red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *