29 October 2020
  • 29 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Riset: Pengetahuan Milenial Pada Perusahaan Keuangan Tinggi, tapi Penetrasi Rendah

Riset: Pengetahuan Milenial Pada Perusahaan Keuangan Tinggi, tapi Penetrasi Rendah

By on 9 December 2019 0 147 Views

ROC – Populasi Indonesia didominasi oleh kelompok usia milenial pada saat ini. Penduduk tersebut diprediksi akan menjadi kelompok usia produktif pada tahun 2020 dengan rentang usia 20 tahun hingga 40 tahun. Menurut data BPS (2017), jumlah populasi milenial mencapai 88 juta jiwa atau 33,75 persen dari total populasi Indonesia.

“Generasi milenial menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia saat ini dan beberapa tahun ke depan mengingat jumlahnya yang besar dan kelompok usia produktif,” Research of Director, Alexander Mulya di Jakarta.

Dalam konteks ini, Iconomics Research bekerja sama dengan RRI melakukan riset survei persepsi milenial Indonesia terhadap industri jasa keuangan Indonesia yaitu perbankan, perusahaan asuransi, perusahaan pembiayaan (multifinance), perusahaan sekuritas, dan fintech. Riset ini melibatkan 10.000 responden di 10 kota besar di Indonesia pada Oktober 2019.

“Riset ini merupakan riset brand equity dengan menggunakan lima atribut dasar,” jelasnya.

Lima atribut dasar tersebut yaitu pertama brand usage ialah banyaknya milenial yang menggunakan produk dan jasa sebuah perusahaan. Kedua, brand awareness yaitu tingkat pengetahuan milenial atas nama brand perusahaan. Ketiga, brand image. Apresiasi milenial terhadap citra perusahaan. Keempat, customer service quality.

“Kelima, social economy contribution. Persepsi seberapa jauh milenial menilai bahwa perusahaan memiliki kontribusi sosial ekonomi yang tinggi,” ucapnya.

Temuan Menarik

Ada beberapa temuan menarik dari riset ini, di antaranya penetrasi jasa keuangan yang masih relatif kecil yaitu 13,04 persen. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi para pelaku industri jasa keuangan di Indonesia untuk terus meningkatkan penetrasinya di kalangan milenial. Apalagi mengingat mereka adalah kelompok usia produktif dan berjumlah lebih dari sepertiga populasi Indonesia.

Meski penetrasi masih relatif rendah, tetapi pengetahuan kelompok milenial atas perusahaan jasa keuangan relatif tinggi yaitu rata-rata 41,32 persen. Generasi milenial juga cenderung memberikan penilaian yang relatif baik terhadap brand-brand perusahaan jasa keuangan di Indonesia yang terlihat dari persentase Brand Image, persepsi terhadap Customer Service Quality (CSQ) dan Social Economy Contribution (SEC).

Brand awareness yang relatif tinggi dan penilaian yang relatif baik terhadap brand-brand jasa keuangan, merupakan modal yang baik untuk memudahkan perusahaan-perusahaan jasa keuangan meningkatkan penetrasi.

“Artinya, sebenarnya generasi milenial Indonesia sudah memiliki kesadaraan yang tinggi dan penilaian yang baik terhadap perusahaan jasa keuangan. Tinggal langkah selanjutnya adalah action untuk menggunakan produk-produk jasa keuangan tersebut.” (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *