29 May 2020
  • 29 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Rawan longsor, Polres Lebak Tutup Wisata Negeri di Atas Awan Citorek

Rawan longsor, Polres Lebak Tutup Wisata Negeri di Atas Awan Citorek

By on 19 December 2019 0 106 Views

ROC – Mengantisipasi terjadinya kecelakaan karena jalan licin akibat hujan dan juga rawan longsor, Polres Lebak melakukan penutupan jalur wisata Negeri di Atas Awan Citorek, Desa Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, sejak Rabu (18/12).

Masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun baru di lokasi tersebut diminta membatalkan rencananya.

“Wisatawan dan warga sekitar yang mempunyai rencana berlibur atau pun merayakan malam pergantian tahun baru di Citorek agar membatalkan rencananya. Alasannya karena akses jalan menuju tempat wisata untuk sementara ditutup tujuannya untuk menjaga keselamatan pengunjung sehingga bahaya longsor susulan perlu diantisipasi,” kata Kasat Lantas Polres Lebak AKP Fikry Ardiansyah.

Fikry mengungkapkan bahwa hingga Kamis (19/12), kondisi curah hujan masih tinggi dan kejadian longsor disertai banjir beberapa waktu lalu dikhawatirkan akan terjadi lagi dan membahayakan wisatawan dan warga sekitar.

Saat ini kondisi jalan licin dan masih ada tumpahan material tanah yang longsor ke jalan, hal itu dipastikan akan menyulitkan kendaraan roda dua dan empat yang akan pergi ke objek wisata negeri di atas awan.

“Jalannya masih licin dan rawan kecelakaan lalu lintas, selain cuaca musim hujan juga bisa menimbulkan longsor susulan. Sementara untuk pengamanan lalu lintas di Citorek, Lantas Polres Lebak sendiri menerjunkan 15 personel yang dibantu dari Polda Banten 10 personel,” terangnya.

Fikry mengatakan meski ditutup, namun warga sekitar masih bisa lewat dan masuk ke jalur yang ditutup tersebut. “Kendaraan yang ada di pemukiman itu tidak ada masalah, mereka masih bisa lewat. Nanti kami filter pengunjung yang akan masuk,” ujarnya.

Untuk diketahui pasca banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah Citorek beberapa waktu lalu sempat memutus jalur menuju objek wisata Negeri di atas awan yang sempat viral tersebut. Hal itu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

Hujan Intensitas Tinggi

Penutupan juga didasarkan prakiraan cuaca cenderung berintensitas hujan tinggi, karena lokasi tersebut terdapat sejumlah titik jalan rawan longsor. Hal tersebut diungkapkan Kabidhumas Polda Banten Kombes Edi Sumardi.

“Menganalisis dari perakiran cuaca yang cenderung tinggi akhir akhir ini, ada bebrapa ruas jalan yang tergenang. Beberapa titik jalan juga dapat membahayakan dan bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan, berdasarkan analisa dan kajian Forkompinda, makan ditutup sementara,” ujarnya.

Edi mengungkapkan sejumlah titik jalan menuju objek wisata tersebut masih tebing tanah dan berpotensi longsor.

“Karena dinding tebing yang masih tanah kontruksinya, curah hujan tinggi maka dikahwatirkan. Dalam rangka pencegaahan, atas dasar kajian Forkopimda. Sesuai kajian daerah rawan longsor ada beberapa titik, sekitar dua atau tiga sepanjang jalur tersebut. Sudah diantisipasi oleh pemda daerah dengan menyediakan alat berat,” ungkapnya.

Edi mengatakan Polda Banten menyiagakan anggota untuk mengamankan jalur menuju objek wisata yang sempat viral di media sosial tersebut.

“Anggota lalulintas dan anggota dinas perhubungan melakukan penjagaan di jalur tersebut,” ujarnya. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *