16 June 2019
  • 16 June 2019
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Putusan Banding MKP Bupati Mojokerto Nonaktif Hukuman Dikurangi 1 Tahun

Putusan Banding MKP Bupati Mojokerto Nonaktif Hukuman Dikurangi 1 Tahun

By on 27 March 2019 0 81 Views

MOJOKERTO, ROC – Mustofa Kamal Pasa, Bupati Mojokerto nonaktif dikurangi hukumannya oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Semula divonis 8 tahun, kini menjadi 7 tahun penjara.

Putusan banding MKP tepat satu bulan keluar, pasca pengajuan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya. Pada putusan banding tertanggal 18 maret lalu, Eduard Dixon Pattinasarany, Ketua Majelis Hakim dengan tegas menerima permohonan banding dari penasehat hukum terdakwa.

Hakim melakukan sejumlah perubahan hukuman yang harus dijalani oleh MKP, yaitu subsider penjara selama empat bulan atas denda Rp. 500 juta. Pada saat di pengadilan Tipikor Surabaya, subsider mencapai enam bulan.

Hakim Pengadilan Tinggi sepakat menghukum MKP untuk mengembalikan uang hasil suap 22 tower sebesar Rp. 2,750 miliar. Dalam Putusan Pengadilan Tipikor, pengembalian uang harus dibayar sebulan pasca putusan dinyatakan inkracht.

Apabila tidak dibayar, maka Jaksa akan melelang harta benda. Dan apabila kekayaan tak mencukupi, maka MKP harus menjalani pidana tambahan selama satu tahun. Apabila uang pengganti tak dibayarkan sebulan pasca putusan pengadilan, maka negara akan melelangnya. Dan apabila harta tak mencukupi, maka akan dipenjara satu tahun enam bulan penjara. Jadi enam bulan lebih berat dibanding putusan Pengadilan Tipikor.

Penasihat hukum MKP, Maryam Fatimah, SH pihaknya masih belum menerima salinan putusan banding. Dan kami sudah mengetahuinya ringkasan putusan tersebut melalui situs resmi mahkamahagung.go.id.

Maryam mengaku, apabila putusan selama tujuh tahun penjara dan hukuman lainnya yang dijatuhkan ke kliennya akan dilawan. “Kami akan kasasi. Pasti itu,” katanya tegas.

MKP tetap bersikukuh dan selalu membantah, bahwa dirinya bersalah dalam kasus yang ditangani KPK. Bahkan, diakhir persidangan, MKP enggan meminta maaf atas perbuatannya. KPK akhirnya menuntut MKP dengan hukuman yang sangat berat.

Yaitu, hukuman penjara selama 12 tahun, denda Rp. 750 juta subsider 6 bulan penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp. 2.750 miliar subsider 3 tahun. Dan pencabut hak politiknya selama 5 tahun terhitung sejak selesai menjalani hukuman pokok. (US/HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *