20 October 2020
  • 20 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Nasional
  • Punya Dana Besar, Jokowi Target Peremajaan Kebun Sawit 500.000 Hektare dalam 3 Tahun

Punya Dana Besar, Jokowi Target Peremajaan Kebun Sawit 500.000 Hektare dalam 3 Tahun

By on 23 December 2019 0 178 Views

Jakarta, ROC – Presiden Joko Widodo meminta semua pihak terkait untuk mempercepat proses replanting atau penanaman kembali kelapa sawit Indonesia. Setidaknya, tercatat ada 500.000 hektare (ha) lahan kelapa sawit yang siap di tanam lagi dalam 3 tahun ke depan.

“Karena dana sawit kita besar. Terakhir Rp20-an triliun, yang akan kita pakai untuk replanting peremajaan kebun sawit milik petani. Target kita, 500.000 hektare dalam 3 tahun ke depan untuk peremajaan sawit,” kata Jokowi di SPBU M.T Haryono, Jakarta Selatan, Senin (23/12).

Dia menjelaskan, peremajaan kebun sawit di Indonesia susah berjalan 2 tahun. Sebab itu dia berharap proses moratorium lahan sawit akan mencapai target yang diharapkan.

“Negara lain bisa kok mencapai 7-8 ton, kenapa kita tidak? Karena penggunaan bibit sawit yang berkualitas baik. Ini proses yang sudah kita kerjakan dalam 2 tahun ini meremajakan kebun2 sawit rakyat. Ini akan kita teruskan,” ungkap Jokowi.

Pemanfaatan KUR untuk Peremajaan 500.000 Ha Sawit

Pemerintah akan menyiapkan skema khusus untuk pembiayaan replanting kebun kelapa sawit melalui platform Kredit Usaha Rakyat (KUR). Nantinya, penyaluran KUR tersebut akan ditargetkan untuk 500.000 hektare (ha).

“Kami kembangkan KUR berbasis replanting sawit untuk 500.000 ha,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Kantornya, Jakarta, Kamis (19/12).

Selain untuk replanting sawit, pemerintah juga akan menyiapkan skema KUR untuk replanting karet. Hanya saja, pihaknya mengaku masih ingin menggodok skema pembiayaan untuk KUR sawit sebelum pada akhirnya masuk ke karet.

“Kami akan bicarakan lebih lanjut dengan Perbankan ,dan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah kami kembangkan action plan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono, mengatakan pembiayaan KUR untuk program replanting sawit memang diperlukan. Sebab, bantuan pendanaan yang diberikan oleh Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp25 juta per hektare belum cukup. (Red/Merdeka)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *