27 October 2020
  • 27 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pujian Jokowi untuk Aceh : ini Proses Pembebasan Lahan Tercepat dalam Pembangunan Jalan Tol

Pujian Jokowi untuk Aceh : ini Proses Pembebasan Lahan Tercepat dalam Pembangunan Jalan Tol

By on 27 August 2020 0 128 Views

Ket.gbr: Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh Seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) di depan Gerbang Tol Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (25/8)/(Foto.dok: Biro Pers Sekpres)

ROC — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkesempata meresmikan jalan tol pertama di Aceh, yakni jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang), pada hari Selasa tanggal 25 Agustus 2020 baru-baru ini. Informasi ini berdasarkan siaran pers dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Aceh kemarin dalam suasana pandemi Covid-19. Selain meresmikan jalan tol, juga menyerahkan Banpres Produktif kepada pelaku usaha, dan memberikan arahan penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Aceh.

Ikut mendampingi antara lain Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo.

Sementara dari pejabat daerah hanya ada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan unsur Forkopimda. Itupun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker dan jaga jarak. Sedangkan para bupati/wali kota dan pihak terkait mengikutinya secara virtual, termasuk juga masyarakat yang bisa menyaksikannya di akun Youtube Sekretariat Presiden.

Dalam sambutannya, Jokowi berharap pembangunan jalan tol tersebut mampu menumbuhkan titik perekonomian baru di Aceh. Tol Aceh akan tersambung ke Lampung yang panjangnya mencapai 2.765 km sebagai bagian dari jalan Tol Trans Sumatera. Proyek itu ditargetkan selesai pada tahun 2024 mendatang.

“Ada usaha baru. Ada perluasan usaha dari yang sudah ada, dan bisa membangkitkan perekonomian di Aceh secara luas. Tentu saja dapat menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” kata Jokowi.

Ia meminta kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, agar keberadaan jalan tol tersebut disambungkan dengan sentra-sentra pertanian, pariwisata, dan kawasan industri yang ada di Aceh sehingga pembangunan infrastruktur bisa bermanfaat bagi masyarakat Aceh.

“Dan yang kita harapkan lagi, Aceh akan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumatera. Jangan lupa libatkan yang namanya usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah agar mereka juga ikut merasakan pertumbuhan ekonomi dari infrastruktur yang kita bangun,” tambah Jokowi.

Untuk diketahui, tol Sibanceh memiliki enam seksi yaitu seksi 1 Padang Tiji-Seulimum sepanjang 24,3 km, seksi 2 Seulimum-Jantho (7,6 km), seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (13,5 km), seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro (7,7 km) dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam (5 km).

Dari enam seksi tersebut, yang pembangunannya sudah selesai 100 persen baru seksi seksi 4, yaitu ruas Indrapuri-Blang Bintang di Aceh Besar sepanjang 13,5 km. Sedangkan lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai semuanya pada Desember 2021.

Pembebasan Lahan Tercepat

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan jalan tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74 km merupakan jalan tol pertama di Provinsi Aceh. Ia merasa bangga karena proses pembebasan lahan dan pembangunan jalan tol di Aceh berlangsung cepat tanpa hambatan berarti.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak gubernur, bapak bupati dan seluruh masyarakat di Aceh, bahwa pembebasan lahan yang ada di Provinsi Aceh paling cepat sepanjang yang saya tahu. Paling cepat,” ungkap Jokowi.

“Misalnya (pembebasan lahan) yang 74 km ini dari Banda Aceh ke Sigli itu sudah 86 persen, ini cepat sekali. Pembangunan konstruksinya bisa mengikuti dengan cepat,” tambahnya.

Jokowi berharap, cara-cara kerja pembangunan jalan tol di Aceh bisa diterapkan di provinsi lain.

“Saya kira kalau cara-cara di Aceh diterapkan di provinsi lain, itu kecepatan pembangunan jalan tol itu bisa semuanya bisa segera beroperasi penuh”.

Jika jalan tol ini sudah beroperasi, lanjut Jokowi, maka akses ke bandara akan semakin cepat dan waktu tempuh juga akan semakin cepat.

“Kalau konektivitas semakin lancar dan terhubung dengan transportasi udara, maka yang akan kita lihat ke depan pergerakan orang dan pergerakan barang akan lebih cepat, sehingga biaya akan lebih efesien, pertumbuhan ekonomi akan saling terhubung dari titik satu ke titik lain sehingga perekonomian akan bergerak lebih cepat,” imbuhnya.

Ia menyatakan, meskipun negara sedang menghadapi pandemi covid, pembangunan infrastruktur tetap terus dijalankan. Presiden menyampaikan, pembangunan insfrastruktur menjadi salah satu strategi yang memberikan daya ungkit untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah kondisi seperti ini.(red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *