13 December 2019
  • 13 December 2019
Breaking News

PT JASA ARMADA INDONESIA Tbk GELAR RUPS TAHUNAN

By on 19 June 2019 0 97 Views

Jakarta, ROC – PT Jasa Armada Indonesia, Tbk (JAI) menyelenggarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS), bertempat  di  Financial Hall 2nd Floor, Financial Club, Niaga Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav.58, Jakarta, Selasa (18/6)

Mata acara rapat pertama dibahas beberapa agenda, antara lain menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan perseroan termasuk didalamnya laporan kegiatan perseroan, laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta mengesahkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2018.

Dirut PT JAI Dawam Atmosudiro,
mengemukakan, bahwa perusahaan yang berbisnis di sektor penundaan pemanduan kapal ini masih mengandalkan Tanjung Priok sebagai captive market pelabuhan dengan kontribusi pendapatan terbesar. laba bersih perseroan pada 2017 mencapai Rp120,43 milliar namun pada 2018 sebesar Rp72,81 milliar, atau turun sekitar 40% cadangan sebesar Rp1,45 milliar.

Selain itu Deviden tunai sebesar Rp35,9 milliar atau 49,3%, dan memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian deviden tahun buku 2018. Ketiga, disetujui laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp35,4 milliar atau sebesar 48,64%.

“Pendapatan jasa pelayanan kapal masih mendominasi segmen atau pendapatan perseroan sebesar 89,4%. Sedangkan sisanya dari pengelolaan kapal. Dari jumlah itu, jasa pelayanan kapal di pelabuhan Tanjung Priok mendominasi pendapatan perseroan pada tahun lalu yakni 55 %, kemudian disusul pelabuhan Palembang 14%, Banten 13% dan Panjang 8%,” kata Dawam diiyakan Direktur Keuangan JAI Herman Susilo.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT JAI, Herman Susilo mengatakan, JAI meraih laba dari hasil pendapatan mengandalkan jasa pemanduan dan penundaan kapal. Bisnis usaha perseroan masih mengandalkan pangsa pasar utama melayani kegiatan pelayanan kapal diseluruh wilayah kerja PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II  yang meliputi 11 pelabuhan.

“kami mulai menggarap dan memperluas layanan jasa pandu tunda di terminal khusus (Tersus) Bayah di Banten dan Tanjung Jabung di Jambi, serta yang lain di wilayah Ambang Luar Sungai Musi dan priok masih menjadi kontributor terbesar utama area pendapatan jasa layanan kapal bagi perseroan,” ujar Herman.

JAI akan fokus pada kegiatan Pelabuhan dan Perairan, serta menyelesaikan investasi yang telah digelontorkan pada tahun 2020. Perseroan ini juga telah mengantongi emiten dengan kode (ticker) IPCM yang meeupakan anggota dari IPC Group (PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan komposisi kepemilikan saham IPC 76.89%, PT Multi Terminal Indonesia 0.11% dan publik 23%. JAI juga telah memiliki armada sebanyak 76 kapal yang terdiri dari kapal tunda pandu dan kapal curah. telah mengoperasikan 11 kantor operasional dan memiliki 879 karyawan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *