27 May 2020
  • 27 May 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Presiden Jokowi: Yang di Larang Mudik, Bukan Transportasinya

Presiden Jokowi: Yang di Larang Mudik, Bukan Transportasinya

By on 18 May 2020 0 47 Views

Foto: Presiden Joko Widodo
(dok.idj/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, ROC — Pemerintah konsisten dengan kebijakan pelarangan mudik di tengah pandemi virus Corona baru (Covid-19). Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan mudik tetap dilarang tapi moda transportasi dilapangan dengan urusan tertentu diperbolehkan dengan prasyarat.

“Perlu diingat juga bahwa yang kita larang itu mudiknya, bukan transportasinya,” kata Jokowi mengawali rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5).

Jokowi lantas memperjelas maksudnya mengenai hal itu. Menurutnya, transportasi untuk urusan tertentu tidak dilarang.

“Karena transportasi untuk logistik, untuk urusan pemerintahan, untuk urusan kesehatan, untuk urusan kepulangan pekerja migran kita, dan juga urusan ekonomi esensial itu tetap masih bisa berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan pemerintah akan berfokus pada kebijakan larangan mudik untuk pekan ini dan pekan selanjutnya. Selain itu, dia meminta jajarannya berfokus mengenai pengendalian arus balik.

“Dalam minggu ini maupun minggu ke depan, ke depannya lagi pemerintah masih akan tetap fokus pada larangan mudik dan mengendalikan arus balik,” ujar Jokowi.

Masyarakat Harus Produktif dan Tetap Aman dari Corona

Sementara itu, terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Jokowi juga mengungkapkan belum akan melonggarkan PSBB. Jokowi tak ingin mengambil keputusan keliru soal PSBB.

“Belum, ya. Tetapi kita ingin terus akan melihat angka-angka. Akan melihat fakta-fakta di lapangan. Intinya, kita harus sangat hati-hati. Jangan sampai kita keliru memutuskan, jangan sampai keliru memutuskan,” jelas Jokowi.

Namun Jokowi menaruh perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Jokowi ingin masyarakat tetap produktif dan aman dari virus Corona.

“Tetapi, kita juga harus melihat kondisi masyarakat sekarang ini. Kondisi yang terkena PHK, kondisi masyarakat yang tidak berpenghasilan lagi. Ini harus dilihat. Kita ingin masyarakat produktif dan tetap aman dari Covid-19,” ujar Jokowi.

Dalam tahap produktif dan aman, Jokowi mengatakan masyarakat tetap beraktivitas. Dia menyinggung kembali soal berdamai dengan virus Corona.

“Ya, beraktivitas, ya. Dan kita memang harus berkompromi dengan Covid, bisa hidup berdampingan dengan Covid. Yang kemarin saya bilang, kita harus berdamai dengan Covid,” pungkasnya.(Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *