25 January 2021
  • 25 January 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Prancis di Masa Depan, Bangun Kapal Induk Tenaga Nuklir

Prancis di Masa Depan, Bangun Kapal Induk Tenaga Nuklir

By on 12 December 2020 0 48 Views

Presiden Prancis Emmanuel Macron melihat maket kapal induk Prancis masa depan saat ia mengunjungi lokasi produksi reaktor nuklir Framatome di Le Creusot, Prancis, 8 Desember 2020. Foto: Laurent Cipriani/Reuters

ROC — Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini, Selasa (8/12) lalu memamerkan kapal induk canggih generasi berikutnya milik negara itu yang dilengkapi tenaga nuklir. Kapal induk itu untuk menggantikan kapal perang andalan Charles de Gaulle pada 2038 nanti.

Kapal induk itu akan menjadi yang ke-11 dalam sejarah Angkatan Laut Prancis, yang dibuat oleh kontraktor pertahanan Prancis, Naval Group. Kapal induk itu nanti akan dilengkapi dengan sistem peluncuran pesawat elektromagnetik, yang dikembangkan oleh perusahaan asal Amerika Serikat, General Atomic.

Kapal induk tersebut akan memiliki panjang 300 meter dan berat 75 ribu ton. Kapal akan mampu membawa sampai 30 unit jet tempur Rafale atau pesawat tempur Dassault yang sekarang juga sedang dikembangkan oleh Prancis, Jerman dan Spanyol.

Kapal induk ke-11 di Angkatan Laut Prancis yang dirancang oleh Naval Group, dirilis oleh Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, Prancis, 8 Desember 2020. Kapal induk generasi mendatang Prancis akan bertenaga nuklir dan menggantikan kapal induk armada nasional. kapal perang, Charles de Gaulle, pada 2038, kata Presiden Macron pada hari Selasa. Naval Group/Handout via REUTERS

Kapal induk ke-11 di Angkatan Laut Prancis yang dirancang oleh Naval Group, dirilis oleh Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, Prancis, 8 Desember 2020. Kapal induk generasi mendatang Prancis akan bertenaga nuklir dan menggantikan kapal induk armada nasional. kapal perang, Charles de Gaulle, pada 2038, kata Presiden Macron pada hari Selasa. Naval Group/Handout via REUTERS

Militer Prancis awalnya hanya menanamkan sebuah kapal dengan propulsi konvensional, namun Presiden Macron memilih ingin mengembangkan kapal induk bertenaga nuklir walau pun biaya pembangunannya mahal. Hal tersebut tetap dilakukan dengan alasan teknis dan strategis.

“Ini strategi masa depan kami, status sebagai sebuah negara yang kuat, bersandar pada industri nuklir,” kata Macron, saat melakukan kunjungan ke tempat pembuatan komponen kapal, dikutip via Reuters.

Prancis adalah satu-satu negara di Eropa yang menyimpan energi nuklir. Inggris juga mengembangkan teknologi nuklirnya, namun melalui Uni Eropa, yang digunakan untuk perdagangan sampai keamanan. Namun ketika Inggris angkat kaki dari Uni Eropa pada 1 Januari 2021 nanti, nasib energi nuklir Inggris tersebut belum pasti.

Red

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *