16 July 2019
  • 16 July 2019
Breaking News
  • Home
  • Headline
  • Prabowo Sebut Cadangan BBM Hanya Untuk 20 Hari, Faktanya Seperti ini

Prabowo Sebut Cadangan BBM Hanya Untuk 20 Hari, Faktanya Seperti ini

By on 17 January 2019 0 125 Views

Jakarta, Roc – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyebut cadangan bahan bakar minyak ( BBM) dimiliki Indonesia saat ini cukup untuk 21 hari. Bukan 20 hari seperti yang diungkap Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto.

Namun, dia memastikan yang terpenting sejauh ini tidak pernah terjadi kelangkaan di pasaran. “Begini, kalau BBM itu betul, kurang lebih itu, tergantung jenis ada yang terosin, ada yang avtur, pertaseries, premium dan sebagainya. Ya mungkin rata-rata kurang lebih 21 hari, kecuali minyak tanah mungkin lebih panjang,” ungkap Menteri Jonan saat melakukan kunjungan kerja ke Pertamina RU Plaju Palembang, Kamis (17/1).

Menurut dia, cadangan 21 hari itu diperuntukkan bagi BBM jadi atau siap edar. Banyaknya cadangan bergantung pada tempat penampungan dan biaya yang sanggup dikeluarkan.

“Bisa saja ditambah lebih panjang, tapi ongkosnya lebih besar karena biaya persediaannya akan lebih besar, harus membangun tempat penampungan baru dan sebagainya, kan tidak perlu,” ujarnya.

Meski hanya 21 hari, kata dia, realisasi pasokan BBM tetap berjalan normal. Sejauh ini tidak ada gejolak akibat terjadinya kelangkaan BBM.

“Kalau 21 hari apa cukup? Loh, selama ini Pertamina misalnya, itu kan impornya, kapalnya bisa datang tiap hari, jadi 21 hari ini cadangannya tidak masalah. Loh, selama ini apakah masalah? Secara nasional apakah ada kekurangan pasokan nasional BBM? kan tidak ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Komite badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas) Saryono Hadiwidjoyo menjelaskan, berdasarkan kajian Pemerintah dan PT Pertamina pada 2010 lalu, untuk menambah 1 hari cadangan BBM nasional butuh anggaran sekitar Rp 1 triliun.

“Kendalanya anggaran, sementara negara di dunia itu rata-rata sudah 90 hari. Kita masih 20 hari, (dan) itu operasional,” ujar dia.

Dia menambahkan saat ini yang ada merupakan cadangan operasional PT Pertamina. “Dalam arti (cadangan BBM) pemerintah. Karena dalam hal ini (cadangan BBM) masih dari Pertamina yakni untuk 20-23 hari (ketersediaan jumlah cadangan BBM),” ungkap Saryono.

Jumlah cadangan itu pun masih di bawah negara lain seperti Jepang dengan cadangan BBM hingga 203 hari dan Amerika Serikat yang mencapai 7 bulan. “Kalau kita lihat secara dunia itu rata-rata 90 hari,” kata dia.

Prabowo, dalam pidato kebangsaan Senin malam, mengatakan cadangan BBM di Indonesia hanya bisa bertahan 20 hari. “Apakah negara yang cadangan bahan bakarnya hanya bisa bertahan 20 hari, cadangan berasnya juga hanya bisa bertahan tiga minggu, saudara-saudara apakah ini negara yang kuat, negara yang bisa langgeng?,” kata Prabowo. [Spy]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *