20 August 2019
  • 20 August 2019
Breaking News

Prabowo bak Kucing Anggora, Dulu dikenal Sebagai Singa Asia

By on 21 February 2019 0 433 Views

JAKARTA, ROC – Pasca debat calon presiden kedua masih menjadi perhatian masyarakat. Saat tampil di acara Indonesia Lawyers Club, salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Budiman Sudjatmiko, menyebut Prabowo kini berubah menjadi seperti kucing anggora. Padahal dahulu, mantan komandan jenderal Kopassus itu dikenal sebagai singa Asia.

Begitulah Budiman menilai Prabowo. Bahkan, dia mempertanyakan performa Prabowo yang biasa garang dalam berpidato tapi berbeda ketika debat.

“Performa beliau tidak seperti yang saya bayangkan, seorang Prabowo yang kalau pidato berapi-api, yang selalu punya tanda seru dalam pidato,” kritik politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Tak hanya itu, penampilan Prabowo dalam debat justru seperti mengibarkan bendera putih setengah tiang. Gaya Prabowo yang sering mengapresiasi Jokowi dalam debat pun jadi catatannya.

Berita terpopuler lainnya adalah soal kabar pegawai Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bima yang dipecat hanya karena berewokan. Si pegawai yang bernama Arif Munandar menceritakan nasibnya itu melalui media sosial Facebook dengan akun Hule Hale Tenggo Wale.

Tulisan itu kemudian viral. Arif menyebut pemecatannya sungguh ironis karena seharusnya dia mendapat penghargaan karena kinerja yang produktif. Tapi yang dia dapatkan malah sebaliknya, dipecat akibat alasan yang tidak bisa ia terima.

Selanjutnya adalah soal Ahmad Dhani. Pentolan grup band Dewa 19 itu mengaku jika dirinya merupakan penganut NU Gusdurian.

Suami dari Mulan Jameela tersebut menulis pengakuannya dalam sebuah surat saat mendekam di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo. Saat menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya pada Selasa, 19 Februari 2019, Dhani juga tampak mengenakan kaus putih bergambar wajah Gus Dur.

Berita lainnya yang layak menjadi perhatian adalah soal Prabowo Subianto. Bila kubu rivalnya menyebut dia sebagai kucing anggora, kini ada pihak lain yang menganggapnya pahlawan.

Pihak itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Syahrial. Dia menyebutkan Prabowo sebagai pahlawan karena purnawirawan TNI AD itu membeli aset yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan lain pada era 90an.

Aset yang dibeli oleh Prabowo itu berupa aset milik PT Tusam Hutani Lestari (PT THL) seluas 97.300 hektare, yang terbentang di empat Kabupaten yakni, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Bireuen.

Satu berita yang juga sayang untuk dilewatkan adalah calon anggota legislatif DPRD DKI dari PDIP, Doddy Akhmadsyah Matondan, yang meminta maaf karena sudah menginjak-injak sajadah. Dia mengaku khilaf. [eye]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *