23 January 2021
  • 23 January 2021
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Polisi Kumpulkan Rekaman Perseteruan Anggota Polda Metro Jaya dan Laskar FPI

Polisi Kumpulkan Rekaman Perseteruan Anggota Polda Metro Jaya dan Laskar FPI

By on 8 December 2020 0 52 Views

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

ROC — Kepolisian sedang mengumpulkan kamera pengawas atau CCTV yang merekam detik-detik perseteruan antara anggota Polda Metro Jaya dengan pengikut Rizieq Shihab di tol Kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12) dini hari.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (8/12).

“CCTV ada beberapa tapi masih dikumpulkan. Ada, ada (bukti CCTV) ini kan lagi kita bongkar,” kata dia.

Yusri menyampaikan, kejadian penyerangan terhadap anggota Polda Metro Jaya bukanlah mengada-ngada. Kepolisian pun telah menyampaikan ke publik sesuai fakta.

Yusri mengklaim, memiliki bukti rekaman percakapan atau voice note antar sesama pengikut Rizieq Syihab. Dalam rekaman terdengar bahwa mereka merencanakan akan menghalau mobil yang ditumpangi oleh enam orang anggota Polda Metro Jaya.

“Dari voice note yang beredar itu kan mereka tahu ada Polisi yang mengikuti mereka dan direncanakan untuk segera memepet kalau perlu tabrak dan sikat (mobil petugas). Itu faktanya,” paparnya.

Sebelumnya, Anggota Polda Metro Jaya dan sekelompok orang yang diduga pengikut Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab terlibat bentrok di Tol Jakarta-Cikampek.

Peristiwa itu bermula saat enam polisi menyelidiki terkait rencana pengerahan massa pada pemeriksaan Rizieq Syihab yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB hari ini.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menjelaskan, anggota kemudian bertemu dengan kendaraan yang ditumpangi pengikut Rizieq Shihab di Kilometer 50 ruas Tol Jakarta-Cikampek. Hal itu terjadi pada pukul 00.30 WIB, Senin (7/12).

Kendaraan petugas dipepet dan diserang. Baku tembak pun tak terhindarkan. Fadil Imran menyebut, ada 10 orang yang diduga pengikut Rizieq Syihab di mobil tersebut.

Akibat baku tembak itu, enam orang di antaranya yang disebut Fadil sebagai anggota laskar khusus itu tewas.

Namun, kronologi berbeda disampaikan oleh FPI. Ormas tersebut justru mengatakan anggotanya lah yang diadang oleh orang tak dikenal di tol tersebut. Kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar menegaskan, pihaknya lah yang diserang dan ditembak.

“Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Syihab) dan keluarga serta penculikan terhadap enam orang laskar pengawal IB,” tutur Aziz dalam keterangannya, Senin (7/12).

Dia mengatakan, peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur. Menurut dia, saat itu, Rizieq dan keluarganya termasuk cucunya yang masih balita akan menuju tempat pengajian subuh keluarga.

“Sekali lagi ini pengajian subuh internal khusus keluarga inti. Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga tersebut, rombongan diadang oleh preman OTK,” ujar Aziz.

Dia menyebut OTK ini mengeluarkan tembakan ke laskar pengawal keluarga. Para pengadang, lanjut dia, 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik yang akhirnya diketahui seluruhnya meninggal dunia.

(red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *