5 December 2020
  • 5 December 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Pihak Istana Sampaikan ini, Para Penentang UU Ciptaker Dikejutkan

Pihak Istana Sampaikan ini, Para Penentang UU Ciptaker Dikejutkan

By on 26 October 2020 0 83 Views

Ilustrasi aksi unjuk rasa, tolak UU Cipta Kerja, yang terjadi di beberapa kota

ROC– Undang Undang Cipta Kerja yang telah disetorkan oleh DPR kepada istana beberapa waktu lalu dan dikabarkan pihak Istana bahwa proses merapikan naskah telah diselesaikan.

Dilansir dari berbagai sumber, Dini Purwono selaku Juru Bicara Presiden Bidang Hukum mengatakan bahwa hanya Pasal 46 yang dikeluarkan dari naskah UU Cipta Kerja.

“Proses cleansing setneg sudah selesai. Hanya pasal 46 yang dikeluarkan dari naskah UU Ciptaker,” ujar Dini Purwono dalam keterangannya, pada Jumat (23/10).

Ia juga mengatakan bahwa saat ini akan melangkah di tahap penekenan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Naskah UU Ciptaker sedang dalam proses penandatanganan Presiden,” kata Dini.

Selanjutnya Dini juga memastikan setelah naskah tersebut diundangkan oleh Presiden maka publik dapat mengaksesnya.

“Publik bisa akses setelah naskah UU ditandatangani presiden dan diundangkan dalam Lembaran Negara RI dan Berita Negara RI,” imbuhnya.

Pasalnya, Undang Undang Sapu Jagad ini menuai banyak pihak penentang sejak disahkan oleh DPR RI pada Senin, 5 Oktober lalu. Seperti mahasiswa, buruh, pelajar, beberapa pengamat politik, beberapa akademisi dan bahkan Kepala Daerah.

Pihak-pihak tersebut melakukan perlawanan berupa aksi unjuk rasa tepat sejak disahkannya UU tersebut dan masih menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Tuntutan yang diutarakan masih seputar desakan yang ditujukan bagi Jokowi agar segera membatalkan UU Ciptaker ini.

Bahkan BEM SI memberikan sebuah seruan ultimatum kepada Presiden Jokowi dimana akan melakukan seruan aksi lagi tepat di hari peringatan Sumpah Pemuda.

“Apabila tidak bisa melakukan hal tersebut dalam 8×24 jam, kami memastikan gerakan besar mahasiswa  menciptakan kegentingan nasional tepat pada Hari sumpah Pemuda,” kata salah seorang koordinator aksi BEM SI. (red)

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *