12 November 2019
  • 12 November 2019
Breaking News

Petani Bersama Gubernur Jatim Panen Melon Di Tuban

By on 12 May 2019 0 119 Views

TUBAN, ROC – Gubernur Jawa Timur bersama para petani didesa Klotok, Plumpang Kabupaten Tuban, bersama-sama panen melon.

Gubernur Jatim bersama Bupati Tuban serta Kepala Dinas Pertanian Jatim dan Kepala Bakorwil Bojonegoro menunjukan melon yang baru dipanen. Acara ini dikemas dalam rangka Festival Melon 2019. Turut hadir juga Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo serta Perwakilan Asosiasi Petani Melon Kabupaten Tuban.

Gubernur Jatim mengatakan bahwa, kegiatan bercocok tanam atau bertani holtikultura, salah satunya melon, bisa membantu menurunkan kemiskinan dipedesaan. Dengan menanam melon, petani bisa mendapatkan keuntungan 6-7 kali lipat dari modalnya.

“Petani berkesempatan menanam melon, dengan gambaran profit yang akan diperoleh maka tentu akan memberikan signifikan percepatan penyejahteraan para petani,” tegas Khofifah.

Dalam proses bercocok tanam hortikultura akan melibatkan banyak tenaga kerja. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan permodalan serta akses pasar. Hal ini yang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hasil panen yang baik.

“Dengan segala upaya tersebut maka kualitas hasil panennya akan meningkat. Dan ini bisa menjdai pintu masuk bagi percepatan penyejahteraan,” ungkap Gubernur Jatim. Dalam hal ini juga akan menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat pedesaan di Jawa Timur yang saat ini masih 15,2%

Dengan peningkatan kualitas melon, Gubernur Jatim mengajak perwakilan Asosiasi Petani Melon Tuban untuk mengikuti kegiatan panen melon prima pada pekan depan. Melon prima yang pengelolaannya dibawah naungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Jatim tersebut memiliki kualitas ekspor.

“Melon prima ini berbentuk kotak dan sangat mulus serta rasanya manis kriuk-kriuk. Petani melon di Tuban harus ikut melihat dan mendapatkan pendampingan dari Dinas Pertanian terkait ini, jelas Gubernur Jatim

Gubernur Khofifah mengharap kedepannya nanti Tuban bisa menjadi Center Of Excelence dalam budidaya melon. Oleh karena itu, pihaknya terjun secara langsung untuk mendapatkan masukan dari Bupati Tuban dan berdialog lansung dengan asosiasi petani melon.

“Saya ingin mendapatkan referensi bagaimana petani bisa mendapatkan akselerasi akan profit yang diperoleh dari bertani melon,” jelasnya.

Bupati Tuban Fathul Huda menyampaikan bahwa pihaknya akan serius memberikan motivasi agar petani tertarik menanam melon dengan mengganti kerugian saat bertani melon.

“Kalau butuh pendampingan saya sangat senang, karena ini adalah kegemaran saya. Dan memang jika petani ingin meningkat penghasilannya harus mau menanam hortikultura,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Hadi Sulistyo mengatakan bahwa para petani melon diharapkan tidak cukup puas dengan hasil yang mereka peroleh. Petani harus memikirkan adanya nilai tambah pasca panen, sehingga hasil yang tidak terjual tidak banyak yang terbuang.

Dalam bertani melon harusnya terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan sehingga tidak hanya ala kadarnya saja. Yaitu dengan menerapkan manajemen tanaman sehat, dengan penerapan good agriculture, serta good handling practice.

“Untuk alat bantu pengolahan pasca panen, asosiasi kelompok petani atau gapoktan bisa membuat pengajuan proposal ke Provinsi,” jelasnya. (HP)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *