30 October 2020
  • 30 October 2020
Breaking News
  • Home
  • Redaksi
  • Perseteruan Memanas, Adian Napitupulu Bongkar Kebobrokan Erick Thohir

Perseteruan Memanas, Adian Napitupulu Bongkar Kebobrokan Erick Thohir

By on 3 August 2020 0 137 Views

ROC — Perseteruan antara politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu dengan Menteri BUMN Erick Thohir makin panas. Kali ini Adian kembali melayangkan kritikan pedas kepada ET, sapaan karib Erick.

Adian menilai Erick ingkar dengan ucapan yang pernah dilontarkan pada 3 April 2020. Menurut Adian, saat itu Erick mengultimatum agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di BUMN.

Namun, beberapa BUMN ternyata telah melakukan PHK. Beberapa perusahaan pelat merah juga merumahkan karyawan.

“Presiden hingga saat ini masih memberi kesempatan kepada Erick, tetapi sepertinya kesempatan itu juga akan bermuara pada kegagalan,” ujar Adian, Jumat (31/7).

Adian menambahkan, sebanyak 3.225 karyawan BUMN terkena PHK dan dirumahkan pada Februari-Juli 2020

Namun, sambung Adian, jumlah yang lebih tinggi bisa saja terjadi dibandingkan data yang dipaparkannya.

Dia mengaku khawatir karyawan BUMN yang di-PHK bisa mencapai 120 ribu hingga akhir 2020 apabila Erick tidak mengambil langkah strategis. Adian berkaca pada hitung-hitungan sederhana, yakni setiap BUMN melakukan PHK dan merumahkan seratus karyawan pada Juli-Desember 2020. Saat ini jumlah BUMN mencapai 1.200. Jumlah tersebut sudah termasuk anak, cucu, dan cicit.

Adian juga mengaku menerima data bahwa jumlah karyawan yang di-PHK mencapai 6,5 juta hingga Juli 2020. Adian pun mengutip data International Labour Organization (ILO) yang menyebut 70 persen UMKM sudah tutup.

Apabila mengacu data Kemenkop UKM yang menyebut jumlah UMKM pada 2016-2017 sebanyak 62.922.617, lebih dari 44 unit usaha kolaps.

“Nah, 70 persen dari jumlah itu berarti ada sekitar 44 juta UMKM yang tutup,” kata Adian.

Dia juga mengasumsikan setiap UMKM mempekerjakan dua karyawan.

“Ada tambahan 88 juta orang yang menganggur,” sambung Adian.

Oleh karena itu, Adian sangat mendukung apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshufle kabinet.

Dia berharap tokoh yang dipilih menjadi menteri benar-benar mempunyai kemampuan bagus.

“Ibarat mesin mobil, harus yang dobel gardan,” tegas Adian Napitupulu. (Red)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *