27 February 2020
  • 27 February 2020
Breaking News

Perayaan Tri Suci Waisak Di Hadiri Oleh Gubernur Jatim

By on 29 May 2019 0 136 Views

SURABAYA, ROC – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak di Dyandra Convention Center Surabaya.

Perayaan Tri Suci Waisak ini bisa dijadikan sebagai momentum dalam membangun kembali nilai luhur bangsa, dan juga menjaga sesanti yang ada dalam Kitab Sutasoma, yaitu Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Nilai luhur itu harus dibangun untuk menguatkan harmoni, kedamaian, dan ketentraman di masyarakat.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa perayaan Waisak merupakan sarana untuk menyebarkan kebaikan, kedamaian, ketentraman serta hubungan yang harmoni baik antara manusia dengan Tuhannya, manusia dengan lingkungannya, serta manusia dengan sesamanya. Keharmonisan ini caranya dengan saling menghormati, saling membantu, serta memperkuat solidaritas sosial yang kokoh.
Walaupun adanya perbedaan di masyarakat, tidak harus diseragamkan atau ditiadakan. Karena semua perbedaan itu diikat dengan tali persaudaraan, semangat kebersamaan serta persatuan. Keragaman ini menjadikan suatu kebesaran Tuhan yang menciptakan alam semesta ini dimana didalamnya penuh dengan keragaman.
“Jadi yang beda jangan disamakan serta persamaan jangan dibedakan, sebetulnya perbedaan itu akan menjadi bagian dari diri kita untuk selalu memberikan yang terbaik, beradaptasi serta merupakan rangkaian dalam ber Bhineka Tunggal Ika. Sebagaimana baiknya perbedaan itu, endingnya adalah Eka yang diikat oleh Pancasila. Dan ini harus menjadi satu rangkaian,” jelasnya.
Gubernur Jatim mengajak seluruh komponen masyarakat Jatim dengan para tokoh agama pada khususnya, untuk terus memelihara serta memperkuat harmoni, kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bersama sebagai bangsa. Ini semua dapat terwujud apabila para pemimpin, para tokoh komunitas serta para tokoh masyarakat, dengan ketulusan hati serta kebesaran jiwa peduli, mari berbuat dan bekerjasama yang erat untuk mengelola permasalahan dengan baik.
“Maka hari ini dimana ada kesempatan kita kembali tentang nilai keagamaan yang mengajarkan kebaikan, kedamaian, ketentraman tentu bagaimana saling menghormati satu sama lainnya,” terangnya.
Khofifah mengharapkan dengan perayaan Tri Suci Waisak pada tahun ini dapat membawa ketentraman, kebahagian, kedamaian serta kesejahteraan bagi seluruh manusia khususnya masyarakat Jawa Timur.
“Melalui perayaan Tri Suci Waisak, saya titip doa, semoga negeri ini khususnya Jatim bisa menjadi negeri yang penuh dengan kedamaian, kesejahteraan, gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo,” pungkasnya.
Perayaan Waisak diselenggarakan oleh Keluarga Buddhis Theravada Indonesia serta lima Vihara di Surabaya dengan mengambil tema “Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan.”
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Sangha Theravada Indonesia, Yang Mulia Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera, Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha, Kementerian Agama RI, Caliadi SH, M.H dan Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia, Aeif Harsono. (HP)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *